Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

20 Ribu Kendaraan Diprediksi Melintas di Tol Merak-Cilegon pada Puncak Arus Mudik

Kamis 28 Apr 2022 19:51 WIB

Red: Nora Azizah

Foto udara kendaraan yang terjebak kemacetan menjelang Gerbang Tol Merak di Banten.

Foto udara kendaraan yang terjebak kemacetan menjelang Gerbang Tol Merak di Banten.

Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Puncak arus mudik tol Merak-Cilegon diprediksi terjadi pada 29-30 April.

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Pengelola tol Tangerang-Merak PT Marga Mandalasakti (MMS) memprediksi sekitar 20 ribu kendaraan akan melewati Gerbang Tol (GT) Merak, Cilegon, menuju Pelabuhan Merak per 24 jam saat puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 29 dan 30 April 2022. "Estimasi ini karena sudah dua tahun masyarakat tidak mudik lantaran pandemi Covid-19," ujar Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS Uswatun Hasanahdi Gerbang Tol Merak, Cilegon, Banten, Kamis (28/4/2022).

Menurut Uswatun, jumlah itu lebih dari dua kali lipat dibandingkan masa normal yang berkisar9.000-an kendaraan per hari. Kecenderungan peningkatan volume kendaraan sendiri terlihat sejak Rabu (27/4) pukul 07.00 WIB sampai Kamis (28/4) pukul 07.00 WIB, di mana ada 15 ribuan kendaraan yang menembus Gerbang Tol Merak menuju Pelabuhan Merak.

Baca Juga

Untuk mengantisipasi penumpukan ketika puncak arus mudik, PT MMS menyediakan dua gardu tambahan, di luar empat gardu yang sudah ada. Selain itu, mereka menambah personel pelayanan di gerbang tol, dari hanya enam menjadi 18 orang.

Belum lagi ditambah petugas transaksi pembayaran bergerak yang langsung mendatangi kendaraan untuk melakukan pembayaran uang elektronik. Pihak MMS juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, terutama terkait kebijakan buka-tutup yang dilakukan sejak di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang.

"Untuk buka tutup gardu tol, itu situasional. Kami mengikuti pertimbangan dari kepolisian," tutur Uswatun.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA