Sunday, 14 Rajab 1444 / 05 February 2023

Arus Mudik Jalur Selatan Wilayah Cilacap Masih Sepi

Kamis 28 Apr 2022 16:48 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Pekerja memasang lampu penerangan jalan di jalur selatan kawasan Dayeuhluhur, Cilacap, Jawa Tengah. ilustrasi

Pekerja memasang lampu penerangan jalan di jalur selatan kawasan Dayeuhluhur, Cilacap, Jawa Tengah. ilustrasi

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.
Kemungkinan besok baru mulai ada peningkatan arus mudik dari arah Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Arus mudik di jalur selatan Jawa Tengah (Jateng) khususnya ruas Wangon, Kabupaten Banyumas, hingga perbatasan Jawa Barat di Desa Panulisan, Kabupaten Cilacap, Jateng, pada H-4 Lebaran 2022 terpantau lancar. Berdasarkan penyusuran di sepanjang ruas jalan tersebut, Kamis (28/4/2022) siang, arus mudik dari arah Bandung menuju sejumlah kota di Jateng belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Demikian pula dari arah sebaliknya. Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di ruas jalan tersebut bisa berjalan dengan kecepatan di atas 60 kilometer per jam.

Baca Juga

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Polisi Ris Andrian Yudo Nugroho mengakui arus mudik di jalur selatan Jateng yang masuk wilayah Cilacap masih sepi.

"Masih sepi, kemungkinan besok baru mulai ada peningkatan arus mudik dari arah Bandung," katanya.

Kendati demikian, dia mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati dalam mengendarai kendaraannya karena kondisi jalur selatan Jateng ruas batas Jabar hingga Wangon berliku dan rawan kecelakaan.

Saat ditemui di perbatasan Jateng-Jabar, salah seorang pemudik bersepeda motor Agus Suhendar mengaku berangkat dari Blitar, Jawa Timur, pada pukul 04.00 WIB."Saya sampai di sini pukul 15.00 WIB. Tadi arus lalu lintasnya lancar, cuma di Wates dan Yogyakarta saja yang agak tersendat," kata dia yang hendak mudik ke Kadungora, Kabupaten Garut, Jabar.

Sementara itu, petugas Posko RAPI Cilacap di perbatasan Jateng-Jabar CA Alugoro mengatakan arus kendaraan yang masuk wilayah Jateng masih fluktuatif. "Kadang terlihat ramai, kadang sepi seperti saat sekarang," katanya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA