Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Satgas Covid-19 Ingatkan Beberapa Hal Terkait Perayaan Idulfitri 1443 H

Kamis 28 Apr 2022 00:29 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Foto: Satgas Covid-19.
Salah satunya, jamaah shalat Ied diimbau tetap memakai masker.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Pertama, untuk pelaksanaan Shalat Ied baik di masjid maupun tempat terbuka lainnya harus tetap mematuhi protokol kesehatan ketat.

"Jamaah tetap memakai masker dan khatib khususnya diberikan pembatas saat hendak melepas masker untuk memberikan khutbah," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan persnya, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga

Begitu juga, untuk silaturahmi masyarakat bisa melakukan kunjungan ke kerabat maupun keluarganya di momen lebaran. Namun, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan yang.

Wiku menekankan penggunaan masker menjadi hal yang tetap dilakukan saat berkegiatan termasuk mobilitas dalam satu kabupaten atau kota.

Selain itu, masyarakat diharapkan akan tetap memperhatikan aturan yang berlaku, baik kapasitas maupun jam operasional sesuai PPKM leveling di kabupaten kota tersebut dan tentunya implementasi protokol kesehatan yang ketat.

"Perlu menjadi catatan bahwa untuk keselamatan bersama masyarakat disiplin tetap mengenakan masker saat berkunjung ke kediaman satu sama lain dan untuk berkegiatan termasuk mobilitas dalam satu kabupaten atau kota," ujarnya.

Selain itu, Satgas juga kembali mengingatkan agar dapat tetap sehat masyarakat perlu segera divaksinasi dosis lengkap maupun booster jika belum. Selain itu, jika hendak bepergian maka melakukan testing sesuai jenis yang dianjurkan, menaati protokol kesehatan 3M 3T dan jaga jarak jika mampu.

Kemudian, lanjut Wiku, masyarakat diminta menunda bepergian jika tidak mendesak maupun saat dalam kondisi tubuh yang kurang fit.

"Cukup dalam beristirahat dan untuk dapat tetap aman kita perlu mematuhi setiap tahapan pemeriksaan oleh petugas di lapangan dan mematuhi aturan yang berlaku seperti penerapan modifikasi arus lalu lintas baik saat pergi mudik maupun arus balik," ujarnya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA