Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

DIY Diprediksi Kedatangan 3,9 Juta Pemudik, Prokes Jadi Perhatian

Rabu 27 Apr 2022 05:25 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Hiru Muhammad

Warga mengantre saat melakukan registrasi untuk mendapatkan tiket mudik gratis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/4/2022). Polri menyediakan sebanyak 400 armada bus untuk gelaran mudik gratis bagi warga pada tanggal 25, 26 dan 29 April 2022 dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY Yogyakarta dengan target sebanyak 18.000 pemudik.Republika/Thoudy Badai

Warga mengantre saat melakukan registrasi untuk mendapatkan tiket mudik gratis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/4/2022). Polri menyediakan sebanyak 400 armada bus untuk gelaran mudik gratis bagi warga pada tanggal 25, 26 dan 29 April 2022 dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY Yogyakarta dengan target sebanyak 18.000 pemudik.Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Banyaknya pemudik atau pendatang ke DIY tentu juga berdampak pada pariwisata

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- DIY diprediksi akan kedatangan banyak pemudik di Lebaran 2022 ini yang mencapai 3,9 juta pemudik. Protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 pun menjadi perhatian bagi Pemda DIY.

"Yang harus membuat kita hati-hati, ada kerumunan akan terjadi dimana-mana," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Baca Juga

Di sisi lain, banyaknya pemudik atau pendatang yang masuk ke DIY tentu juga berdampak pada pariwisata DIY. Hal ini, kata Aji, juga dapat meningkatkan perekonomian."Dengan kehadiran banyak orang disini dengan length of stay yang cukup panjang itu, akan meningkatkan roda perekonomian lebih baik lagi," ujar Aji.

Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momen Lebaran tahun ini untuk meningkatkan perekonomian. Meskipun begitu, masyarakat maupun pendatang juga diminta untuk tetap melaksanakan prokes.

"Yang datang (diperkirakan) 3,9 juga orang, sementara penduduk kita 3,7 juta, jadi ada dua kali lipat. Saya kira dampak ekonominya (akan) cukup bagus," jelasnya.

Diharapkan, usai Lebaran tidak terjadi kenaikan kasus positif Covid-19 khususnya di DIY. Dengan begitu, penyebaran Covid-19 yang saat ini relatif landai tetap dapat dipertahankan kedepannya dan tidak menjadikan PPKM di DIY naik level dari level 2.

"Harapan kita dalam waktu Lebaran ini masyarakat akan mendapatkan dampak positif dari sisi ekonomi, tapi jangan lupa pasti nanti tempat wisata jadi penuh, pusat-pusat belanja jadi penuh, (pedagang) kaki lima juga laku, pasar apalagi, semua sektor," tambah Aji.

Sebelumnya, Polda DIY menyiapkan berbagai pengamanan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama mudik dan libur Lebaran. Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar mengatakan, diperkirakan DIY akan kedatangan 3,9 juta orang.

Dalam melakukan pengamanan, pihaknya menurunkan personel gabungan sebanyak 3.775 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.932 personel yang diturunkan dari jajaran kepolisian dan 1.843 personel dari instansi terkait lainnya."Korem juga menyiapkan 3.000 personel on call yang ada di koramil, kodim dan battalion," kata Suhendar.

 

 

 

 

 

 
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA