Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Daftar Pejabat yang Diajak Luhut Bertemu Elon Musk di Pabrikan Tesla

Selasa 26 Apr 2022 14:01 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Delegasi pejabat dan pengusaha Indonesia bertemu Elon Musk.

Delegasi pejabat dan pengusaha Indonesia bertemu Elon Musk.

Foto: @anindyabakrie
Elon Musk diajak kerja sama pemrosesan nikel di Indonesia untuk baterai mobil Tesla.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Delegasi pejabat Republik Indonesia (RI) yang dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu CEO Tesla Elon Musk di pabrikan Tesla di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS), Senin (25/4). Jika pejabat Indonesia memakai jas rapi maka Elon hanya mengenakan kaus oblong warna hitam.

Beberapa pejabat dan pengusaha terlihat mendampingi Luhut. Di antaranya, Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani, Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Bakrie, Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir, dan eks CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin, serta diplomat RI Andre Omer Siregar. Adapun Pandu merupakan keponakan Luhut dan Rachmat kini berstatus sebagai staf khusus di Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi.

Baca Juga

Baik Pandu dan Anindy sama-sama mengunggah foto pertemuan dengan Elon di kantornya. Keduanya membocorkan jika dalam pertemuan yang dipimpin Luhut tersebut berusaha menjalin kerja sama pengolahan nikel untuk baterai mobil listrik.

Baca: Hitung-hitungan Hasil IPO, BUKA Lebih Sukses Raup Dana Segar daripada GoTo

"Tujuan kami adalah untuk meyakinkan Tesla agar dapat menjajaki kerja sama dengan Indonesia perihal penyediaan dan pemprosesan nikel sebagai bahan baku membuat battery cell yang berlandaskan ESG (environment, social, dan governance) yang baik dan berkelanjutan. Kami juga mendapatkan tour langka di dalam pabrik mobil dan baterai Tesla. Luar biasa pengaturan supply chain-nya yang efektif dan rapi di pabrik Tesla!" kata Anindya dikutip di Jakarta, Selasa (26/4).

Dalam kesempatan yang baik tersebut, pihaknya juga untuk memaparkan program G20/B20. Termasuk, mengundang Elon untuk bergabung ke International Advisory Caucus B20 dan hadir di acara B20 di pertengahan November 2022.

"Hari ini rupanya hari yang baik buat beliau karena rencana akuisisi Twitter-nya sebesar 44 miliar dolar AS diterima oleh board perusahaan tersebut, sehingga beliau akan memiliki perusahaan yang salah satu pengguna terbesarnya adalah Indonesia. Pantas beliau dalam mood yang bagus dan seru," kata Anindya.

Baca: Perkenalkan MieMu, Mi tanpa MSG Produksi Pengurus Muhammadiyah

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA