Selasa 26 Apr 2022 02:05 WIB

BIN Jateng Intensifkan Vaksinasi Jelang Lebaran

Warga yang tervaksinasi diharapkan dapat meningkat tajam sebelum Lebaran.

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Satria K Yudha
Petugas medis memeriksa kesehatan seorang peserta saat vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah di Soropadan, Pringsurat, Temanggung, Jateng, Kamis (23/9/2021). Untuk percepatan vaksinasi COVID-19 pemerintah kabupaten Temanggung bekerjasama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) melaksanakan vaksinasi dari rumah ke rumah.
Foto: ANTARA/Anis Efizudin
Petugas medis memeriksa kesehatan seorang peserta saat vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah di Soropadan, Pringsurat, Temanggung, Jateng, Kamis (23/9/2021). Untuk percepatan vaksinasi COVID-19 pemerintah kabupaten Temanggung bekerjasama dengan Badan Intelejen Negara (BIN) melaksanakan vaksinasi dari rumah ke rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Tengah (Jateng) mengintensifkan vaksinasi agar jumlah warga yang tervaksinasi di wilayah mereka dapat meningkat tajam jelang Lebaran. Hal tersebut dilakukan mengingat Jateng merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk yang besar dan dapat menjadi daerah dengan jumlah pemudik terbesar saat Lebaran nanti.

 

"Kita dorong semua petugas kesehatan untuk membuka layanan vaksinasi baik pagi, siang, maupun malam di berbagai tempat yang mudah didatangi masyarakat ramai sehingga mereka yang memang sudah saatnya menerima vaksin, baik dosis primer maupun dosis penguat atau booster bisa segera divaksin," ujar Kepala BIN Daerah Jateng,

 Brigjen TNI Sondi Siswanto dalam keterangannya seperti dikutip pada Senin (26/4/2022).

 

Menurut data BIN Daerah Jateng pada Kamis (21/4/2022), vaksinasi Covid-19 secara massal dan serentak di 29 kabupaten dan enam kota se-Jateng bisa melayani hingga 29 ribuwarga. Dia mengatakan, pihaknya memang mendorong intensifikasi vaksinasi di Jateng agar jumlah warga yang tervaksinasi bisa meningkat tajam jelang Lebaran ini, baik untuk menuntaskan target dosis primer maupun dosis penguat. 

 

Ia juga mengatakan, mengingat banyaknya warga asal Jateng yang merantau ke daerah lain di seluruh Indonesia, Jateng juga kemungkinan termasuk daerah yang akan menerima jumlah pemudik terbesar saat libur Lebaran nanti. Karena itu, menurut dia, upaya meningkatkan kualitas kekebalan komunal di daerah tersebut menjadi sangat penting.

 

"Oleh karena itu, kami bersama dinas kesehatan di semua tingkatan dan di semua daerah se-Jateng akan fokus menggelar vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, mulai dari usia 11 tahun, remaja, dewasa, hingga lansia," kata Sondi.

 

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi bagi yang belum divaksin dosis penguat maupun dosis kedua. Nadia mengingatkan, vaksinasi jangan dilakukan terlalu dekat dengan keberangkatan mudik maupun Idul Fitri.

 

"Faskes mungkin tidak ada layanan vaksinasi karena vaksinator juga menjalankan Lenaran. Karenanya, masyarakat diimbau untuk segera vaksinasi baik dosis dua maupun dosis penguat," kata Siti. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement