Ahad 24 Apr 2022 17:35 WIB

Warga Kayong Utara Antusias Sambut Operasi Pasar Elpiji Subsidi

Warga menyambut operasi pasar elpiji karena kebutuhan elpiji meningkat jelang Lebaran

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Warga antre membeli gas elpiji tiga kilogram bersubsidi (ilustrasi). Warga antusias menyambut operasi pasar yang akan menjual elpiji subsidi di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Foto: ANTARA/Mohamad Hamzah
Warga antre membeli gas elpiji tiga kilogram bersubsidi (ilustrasi). Warga antusias menyambut operasi pasar yang akan menjual elpiji subsidi di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Warga antusias menyambut operasi pasar yang akan menjual elpiji subsidi di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, dalam memenuhi kebutuhan warga menjelang Lebaran 2022.

"Alhamdulillah, dengan akan digelarnya operasi pasar, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena menjelang Lebaran kebutuhan elpiji akan meningkat," kata salah satu warga Sukadana Ahmad di Sukadana, Ahad (24/4/2022).

Baca Juga

Dari jadwal yang ada, operasi pasar menjual elpiji subsidi tersebut akan dimulai 26 April 2022 di dua kecamatan yaitu Kecamatan Sukadana dan Kecamatan Simpang Hilir. Kemudian lanjut pada hari berikutnya 27 April di Kecamatan Teluk Batang dan Seponti. Sedangkan untuk Kecamatan di Pulau Maya akan dilaksanakan pada 28 April 2022.

Berdasarkan pengajuan dari Pemkab Kayong Utara, satu titik lokasi pengajuan akan mendapatkan elpiji subsidi atau tabung tiga kilogram sesuai dengan yang diajukan pemda setempat. "Kita bersyukur karena masih ada elpiji sampai saat ini, dan semoga tidak ada lagi kelangkaan karena masyarakat sangat bergantung pada gas hemat tersebut," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Fitri pembuat kue yang berharap agar elpiji bisa tersedia baik elpiji subsidi maupun non-subsidi seperti bright gas. "Saya membuat kue kering Lebaran dan kue untuk takjil, jadi selama bulan puasa ini usaha saya sangat bergantung elpiji, tentu kami berharap agar elpiji tidak langka di pasaran," harap ibu lima anak itu.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement