Kamis 21 Apr 2022 00:23 WIB

BPRS Siap Bersaing Meski Banyak Pesaing

Industri BPRS perlu mengasah kapasitasnya dalam menghadapi persaingan.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).
Foto: Dok Asbisindo
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) mulai menggerakkan pembangunan identitas industri BPRS dalam menghadapi perubahan global. Hal ini juga demi menyesuaikan dengan perilaku masyarakat yang mengarah pada perkembangan ekonomi digital.

Ketua Umum DPP Kompartemen BPRS ASBISINDO, Cahyo Kartiko mengatakan perubahan layanan dan teknologi, khususnya di industri perbankan terjadi sangat cepat. Sehingga industri BPRS perlu mengasah kapasitasnya dalam menghadapi persaingan.

Baca Juga

"Persaingan dengan lembaga keuangan pada segmen menengah kecil dan mikro sangat ketat," katanya dalam keterangan pers, Rabu (20/4/2022).

Hal ini tidak terlepas dari ekspansi dan kehadiran bank umum, fintech lending, laku pandai dan LKM yang menggarap bisnis yang sama bagi industri BPRS. Cahyo mengatakan Bisnis Mikro menjadi primadona sehingga banyak lembaga keuangan menyasar sektor ini dalam menumbuhkan bisnis.

Melihat kondisi tersebut, maka Asosiasi mengupayakan para anggotanya untuk melakukan penataan mulai dari permodalan. Saat ini, sebagian besar populasi BPRS dalam kategori BPR skala kecil dengan infrastruktur teknologi yang relatif terbatas.

"Kami mendorong para anggota untuk menambah modal agar bisa berdaya saing dan membangun IT baik secara mandiri maupun bermitra agar bisa meningkatkan pelayanan," katanya.

Selain itu pula, upaya yang sedang dilakukan saat ini yakni penguatan struktur dan keunggulan kompetitif, akselerasi transformasi digital, peningkatan peran perbankan terhadap ekonomi daerah dan penguatan perijian, pengaturan serta pengawasan BPRS. Ini jadi komitmen bahwa BPRS harus siap melakukan perubahan.

Dalam perayaan Milad BPRS 2022 yang dilaksanakan pada Selasa (19/4/2022), Ketua Panitia Milad Hari BPR Syariah 2022, Hadi Maulidin Nugraha menyampaikan ini jadi semangat bersama. Milad BPRS sendiri adalah kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan bertepatan pada tanggal 19 April 2022 dan diisi dengan berbagai kegiatan baik ibadah maupun sosial.

Ada Khataman Al-Quran 204 kali, pembagian 26,852 paket sembako, santunan dhuafa kepada 16,169 mustahik senilai 1,9 Milyar, pembagian takjil 21,488 paket dan pemasangan spanduk ditiap-tiap kantor diseluruh Indonesia telah kami laksanakan sebagai rangkaian dari kegiatan Milad BPRS 2022.

Kegiatan peringatan Milad telah dimulai sejak awal Ramadhan dan nanti puncaknya akan dilakukan pada bulan Mei mendatang dengan melakukan proses peresmian Graha BPRS. Kantor Asosiasi ini direncanakan akan diresmikan oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Untuk diketahui, rangkaian acara Tasyakuran Milad BPR Syariah ditutup oleh Tabligh Akbar dan Do’a bersama yang dipimpin oleh KH Dr Asrorun Ni’am Shalih Lc.,MA selaku Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat yang dihadiri oleh lebih dari 350 anggota BPRS di Seluruh Indonesia baik offline maupun online.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement