Tembakan Meriam Ramadhan di Dubai Jangkau 10 Kilometer

Rep: Umi Soliha/ Red: Ani Nursalikah

 Sabtu 04 May 2019 12:53 WIB

Ilustrasi Ramadhan Foto: Pixabay Ilustrasi Ramadhan

Tembakan meriam sudah menjadi tradisi Ramadhan di Dubai sejak awal 1960-an.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Setiap tahun, Polisi Dubai menyiapkan meriam Ramadhan yang menembakkan dua tembakan untuk menandai awal bulan suci dan awal Idul Fitri. Bunyi ledakan tunggal juga terdengar saat matahari terbenam setiap hari untuk mengumumkan dimulainya buka puasa.

Tembakan meriam sudah menjadi tradisi di Dubai sejak awal 1960-an meskipun telah ada banyak aplikasi jam tangan dan telepon pintar.  Meriam buatan Inggris tersebut,  akan diletakkan di beberapa tempat seperti, Burj Khalifa, tempat shalat Id di Mankhool, Al Baraha, Madinat Jumeirah, dan City Walk.

Baca Juga

Dengan suara 170 desibel yang menjangkau hingga 10 kilometer membuat orang mungkin mendengar suara tembakan sebelum melihatnya. "Pasukan dilengkapi enam meriam, empat meriam inti dan dua cadangan untuk jaga-jaga  jika salah satu meriam malfungsi," ujar Ketua Departemen Umum Organisasi Keamanan dan Pelindung Darurat, Mayor Abdullah Tarish seperti dilansir di Dubai Week, Sabtu (4/5).

Observatorium Sharjah memperkirakan bulan suci Ramadhan kemungkinan akan dimulai pada Senin, 6 Mei dan Syawal diperkirakan akan dimulai pada Rabu, 5 Juni. Ramadhan adalah salah satu bulan paling penting dalam kalender Islam dan ditandai dengan puasa dari fajar hingga senja dan memperbanyak amal ibadah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X