Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

 

Keutamaan Membaca Alquran Saat Ramadhan

Selasa 21 May 2019 14:08 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Ilustrasi Alquran

Ilustrasi Alquran

Foto: Mgrol100
Seorang Muslim hendaknya rutin membaca Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Membaca dan mempelajari Alquran sangat dianjurkan pada setiap saat, terlebih lagi pada bulan suci Ramadhan. Ini bisa dilihat dari beberapa hadis Rasulullah SAW.

Baca Juga

Dari Abdullah bin Abbas, ia berkata, "Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, lebih-lebih di bulan Ramadhan, ketika beliau ditemui oleh Malaikat Jibril. Dan Malaikat Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membaca Alquran bersama-sama. Maka sungguh Rasulullah SAW ketika didatangi Jibril lebih cepat memberikan sesuatu melebihi kecepatan angin berhembus" (HR. Bukhari-Muslim).

Rasululullah SAW mengumpamakan orang Muslim yang rajin membaca Alquran bagaikan buah limau, sedangkan orang yang tidak membaca Alquran bagaikan buah kurma.

Diriwayatkan dalam kitab'Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, dari Abu Musa al-Asy'ari, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Alquran bagaikan buah limau, baunya harum dan rasanya lezat. Sedangkan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Alquran bagaikan kurma, tidak berbau tapi rasanya lezat."

Ayat-ayat suci Alquran yang dibaca oleh setiap Mukmin, kata Rasulullah, akan memberi syafaat kepada pembacanya pada hari kiamat kelak. Rasulullah SAW bersabda, "Puasa dan Alquran memberi syafaat kepada hamba Allah pada hari kiamat. Puasa berkata, 'Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya makan minum dan memenuhi syahwatnya pada siang hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.' Dan Alquran pun berkata, 'Aku telah menghalanginya tidur pada malam hari, maka perkenankanlah aku memberi syafaat baginya.' Lalu syafaat keduanya diterima Allah" (HR. Ahmad).

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda, "Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai pembela (pemberi syafaat) bagi orang yang mempelajari dan menaatinya" (HR. Muslim dari Abu Umamah).

Hadis lain menyebutkan, dari Abu Hurairah Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tiadalah berkumpul suatu kaum dalam Baitullah (masjid) untuk membaca Kitab Allah dan mempelajarinya, melainkan pasti turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikerumuni malaikat dan diingati oleh Allah di depan makhluk yang di sisi-Nya."

Sumber : Pusat Data Republika
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES