Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

 

Ramadhan Bagi Mereka yang Super Sibuk

Rabu 23 May 2018 11:39 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Andi Nur Aminah

Shalat Dhuha di kantor (ilustrasi)

Shalat Dhuha di kantor (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Beberapa hal ini bisa dilakukan di mana saja dan dalam kondisi apa saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apakah Anda super sibuk di bulan Ramadhan ini? Apakah Anda khawatir tidak bisa tarawih berjamaah ke masjid setiap hari? Anda juga khawatir tidak maksimal menunaikan ibadah sunnah lainnya? Ya, banyak orang mengalami kondisi seperti ini.

Ibadah bisa dilakukan di mana saja dan dalam kondisi apa saja. Cobalah memasukkan tujuh rutinitas ini sepanjang bulan suci untuk menjadikan Ramadhan tetap terbaik untuk Anda, dilansir dari Productive Muslim, Rabu (23/5).

 

Perbanyak istighfar

Rajinlah istighfar dengan membaca astaghfirullah,  setiap Anda melakukan pekerjaan sehari-hari. Mulai dari mengemudi ke kantor, lembur sampai larut malam, dan saat berbuka puasa. Allah akan memberi jalan keluar dari setiap kesusahan yang dialami hamba-Nya yang suka memohon pengampunan. Allah juga akan memberikannya rezeki dari pintu yang tak hamba-Nya duga.

 

Shalat tepat waktu

Pastikan Anda shalat fardhu tepat waktu. Ambil lima menit dari jadwal sibuk Anda lima kali sehari untuk menunaikan kewajiban Anda terhadap Allah SWT. Abdullah Ibnu Masud RA berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah, Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdal? Beliau menjawab, shalat tepat pada waktunya.

 

Proyek sosial Ramadhan

Setiap kantor biasanya mempunyai agenda sosial khusus Ramadhan. Anda bisa melibatkan diri dalam kegiatan ini sembari bekerja. Anda juga bisa menyusun agenda untuk agenda Ramadhan yang terjadwal, misalnya satu setengah jam per pekan halaqa di masjid, sekali sepekan buka puasa dengan tetangga, atau mengunjungi orang tua yang sedang sakit. Sekecil apapun agenda sosial Ramadhan itu pasti berarti.

 

Jangan tidur setelah sahur

Setelah sahur, Anda mungkin berpikir waktunya tidur kembali. Meski matahari belum muncul, Anda bisa menggunakan energi pagi untuk menyelesaikan tugas-tugas kantor yang sulit sebelum semua menumpuk dan berlarut-larut. Gunakan energi fajar untuk mengganti jam bekerja yang mungkin Anda gunakan untuk tidur siang. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA