Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

 

Merokok Saat Puasa Buat Otak Jadi Lemot

Jumat 17 June 2016 16:24 WIB

Rep: Aprilia Safitri Ramdhani/ Red: Indira Rezkisari

Asap rokok

Asap rokok

Foto: flickr

REPUBLIKA.CO.ID, Saat berpuasa sejumlah organ tubuh manusia mengalami penurunan kerja. Salah satunya adalah otak.

Penurunan glukosa berdampak pada otak, hingga mengganggu kerjanya. Masih ada lagi satu hal yang menurunkan kinerja otak, yakni puasa.

Guru Besar Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS mengatakan merokok mampu mengurangi fungsi kerja otak sehingga dapat menyebabkan kerusakan otak. Sayangnya, sebagian masyarakat Indonesia masih belum menyadari bahaya dari rokok sehingga masih banyak perokok yang mencari-cari alasan dengan menyatakan bahwa jika tidak merokok sehari mulut terasa asam dan tidak nafsu makan.

"Padahal ini semua hanya sugesti, sebisa mungkin kurangi konsumsi rokok saat puasa agar fungsi kerja otak kita juga tetap dapat bekerja maksimal. Selain itu hal lain yang harus dijaga selama berpuasa yakni menghindari terjadinya dehidrasi. Untuk itu, kebutuhan cairan dalam tubuh harus dipenuhi dengan baik," katanya.

Dia menegaskan, fungsi otak sangat dipengaruhi oleh pola makanan dan perilaku sehari-hari selama berpuasa. Dehidrasi dapat mengganggu aliran darah, jika aliran darah terganggu maka aliran oksigen ke otak juga ikut terganggu.

"Karena itu, selama puasa sebaiknya harus konsumsi makanan dan minuman yang sehat serta menerapkan perilaku hidup yang sehat. Hal ini tidak hanya berpengaruh pada kesehatan otak, namun juga berpengaruh pada organ tubuh lainnya," tutupnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES