Konsumsi Buah Bantu Cegah Dehidrasi Selama Puasa

Rep: C33/ Red: Winda Destiana Putri

 Senin 29 Jun 2015 12:40 WIB

Cegah dehidrasi dengan rutin makan buah, terutama Semangka Foto: Health Cegah dehidrasi dengan rutin makan buah, terutama Semangka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa menyerang siapa saja terutama pada saat Ramadhan. Solusi Dehidrasi tidak hanya mencukupkan minum air putih pada saat berbuka dan sahur. Tapi bisa juga didukung dengan buah-buahan yang banyak mengandung air.

Menurut Dr, Hardiansyah SpGK, konsumsi buah bisa membantu tubuh menyesuaikan diri selama berpuasa. "Gula dalam buah itu bagus karena diproses lebih lama dalam tubuh," tutur ahli gizi tersebut kepada Republika. Terdapat macam-macam buah yang bisa membantu adaptasi tubuh terhadap kondisi puasa.

Salah satunya adalah buah semangka karena memiliki tingkat hidrasi 92 persen kandungan airnya. Oleh karena itu semangka merupakan buah yang paling banyak mengandung air. Gula yang terkandung di dalamnya juga berisi berbagai mineral seperti magnesium, kalsium, sodium, dan potassium. Alhasil lebih efektif untuk mencegah dehidrasi dibandingkan dengan air putih (biasa).

Sedangkan kebiasaan buka puasa dengan buah kelapa atau blewah pun tergolong bagus. Air kelapa muda memiliki tingkat hidrasi hingga 95 persen. Air kelapa muda juga mengandung sodium dan karbohidrat. Berbuka dengan air kelapa tentu sangat menyegarkan bagi tubuh. Ditambah lagi, buah blewah memiliki tingkat hidrasi 89 persen. Blewah juga bisa membantu meningkatkan produksi energi tubuh dan menjaga gula darah agar tetap stabil.

Dokter Hardiansyah menyarankan konsumsi buah tidak hanya secara utuh agar tidak bosan. Orang yang berpuasa bisa mengonsumsi buah-buahan dengan proses jus atau dibuat sop buah.

Namun perlu hati-hati ketika mengonsumsi minuman dingin secara langsung saat berbuka karena bisa membuat lambung kaget. Sehingga konsumsinya perlu diatur setelah minum air putih terlebih dahulu agar lambung kosong selama berpuasa bisa menyesuaikan diri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X