Pesan Pelayan Rasul untuk Khalifah Umar

Rep: A.Syalaby Ichsan/ Red: Didi Purwadi

 Kamis 11 Jun 2015 16:16 WIB

Ilustrasi Ramadhan Foto: AP Photo/Hasan Jamali Ilustrasi Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abdullah bin Mas'ud tetap dihormati sebagai pelayan Rasulullah SAW hingga Rasul wafat. Ketika Umar bin Al-Khathab menjadi khalifah, Abdullah bin Mas'ud sempat bercakap-cakap dengan Umar di tengah gulita.

Pada suatu malam, Khalifah Umar sedang dalam perjalanan dan bertemu dengan sebuah kabilah. Malam sangat gelap bagai tertutup tenda, menutupi pandangan setiap pengendara. Abdullah bin Mas'ud berada dalam kabilah tersebut. Khalifah Umar memerintahkan seorang pengawal agar menanyai kabilah.

"Hai kabilah, dari mana kalian?" teriak pengawal. "Min fajjil 'amiq (dari lembah nan dalam)," jawab Abdullah.

"Hendak kemana kalian?"

"Ke Baitu Atiq (rumah tua, Ka'bah)," jawab Abdullah.

"Di antara mereka pasti ada orang alim," kata Umar. Kemudian diperintahkannya pula menanyakan,"Ayat Alqur'an manakah yang paling ampuh?"

Abdullah menjawab,"Allah, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya) tidak mengantuk dan tidak pula tidur..." (QS Al-Baqarah: 255).

"Tanyakan pula kepada mereka, ayat Alqur'an manakah yang lebih kuat hukumnya?" kata Umar memerintah.

Abdullah menjawab,"Sesungguhnya Allah memerintah kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang kamu dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran." (QS An-Nahl: 9).

"Tanyakan kepada mereka, ayat Alqur'an manakah yang mencakup semuanya!" perintah Umar.

Abdullah menjawab,"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan walaupun seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan walaupun sebesar dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya pula." (QS Al-Zalzalah: 8).

Demikian seterusnya, ketika Umar memerintahkan pengawal untuk bertanya tentang Alqur'an, Abdullah bin Mas'ud langsung menjawabnya dengan tegas dan tepat. Hingga pada akhirnya Khalifah Umar bertanya,"Adakah dalam kabilah kalian Abdullah bin Mas'ud?"

Jawab mereka,"Ya, ada!"

Abdullah bin Mas'ud bukan hanya sekedar qari' (ahli baca Al-Qur'an) terbaik atau seorang yang sangat alim atau zuhud, namun ia juga seorang pemberani, kuat dan teliti. Bahkan dia seorang pejuang (mujahid) terkemuka. Dia tercatat sebagai Muslim pertama yang mengumandangkan Alqur'an dengan suara merdu dan lantang.

sumber : Pusat Data Republika
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X