Cara Rasulullah Menyambut Ramadhan

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Agung Sasongko

 Senin 29 May 2017 15:21 WIB

Rasulullah Foto: wikipedia Rasulullah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada hari-hari terakhir bulan Sya'ban, Rasulullah selalu mengingatkan pada bulan Ramadhan. Ia selalu mempersiapkan untuk menyambut kedatangan bulan suci umat Islam tersebut dengan suka cita.

Begitu juga dengan para ulama yang sejak dahulu selalu mengadakan penyambutan dengan riang gembira. Penyambutan ini dilakukan baik melalui lisan maupun tulisan.

Seperti dikutip dari buku 'Kesempurnaan Ibadah Ramadhan', Rasulullah melakukannya melalui dua program. Yang pertama, Nabi Muhammad SAW menyampaikan berita gembira pada para sahabat dengan kedatangan bulan Ramadhan. Kedua, beliau mengabarkan keutamaan dan keistimewaan bulan ini.

Beliau juga menyuruh umat untuk mengucapkan selamat datang padanya. "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, penghulu segala bulan, maka (ucapkan) selamat datanglah kepadanya, (ia) akan datang membawa berbagai keberkahan. Maka alangkah mulialah bulan penghujung yang pasti datang,".

Imam Ahmad dan An-Nasa'i meriwayatkan dari Abu Hurairah "Adalah Nabi Muhammad SAW menyampaikan berita gembira kepada para sahabat dengan kedatangan bulan Ramadhan. Ia bersabda "Sungguh telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Allah telah memfardhukan atas kamu puasa, di dalam bulan Ramadhan dibuka segala pintu surga dan dikunci segala pintu neraka, dan dibelenggu segala setan. Padanya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 malam. Barang siapa tidak diberikan kebajikan malam itu, maka sesungguhnyw ia telah dijauhkan dari kebajikan,".


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X