Allah dan Para Malaikat-Nya Bershalawat pada Orang Bersahur

Red: Didi Purwadi

 Sabtu 20 Jun 2015 02:34 WIB

Para santri makan sahur bersama. (ilustrasi) Foto: Antara/Irsan Mulyadi Para santri makan sahur bersama. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada kaumnya untuk bersahur sebagai pembeda dari puasanya Ahli Kitab terdahulu. Selain itu, ada keberkahan dalam ibadah sunnah makan sahur.

Seperti diriwayatkan Abu Sa’id Al Khudari Ra dari kitab Shahih Al Jami’ Ash Shaghir, Rasulullah SAW bersabad: ‘’Makan Sahur seluruhnya berkah, janganlah kalian meninggalkannya meskipun hanya minum seteguk air. Karena, Allah dan para malaikat-Nya bershalawat pada orang-orang yang bersahur.’’

Dalam riwayat lain seperti diriwayatkan Abu Hurairah Ra, Nabi Muhammas SAW pernah berkata,’’Sesungguhnya Allah menjadikan keberkahan dalam sahur dan literan.’’

Sementara Sulaiman Ra, seperti dimuat dalam kitab ‘Shahih At Targhib wat Tarhib, meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,’’Keberkahan terdapat dalam tiga yakni dalam kebersamaan (jamaah), makan roti campur sop, dan dalam makan sahur.’’ (Sumber: Berpuasa seperti Rasulullah terbitan Gema Insani)


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X