Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

 

Cara Dewi Sandra Maknai Lailatul Qadar

Selasa 21 May 2019 11:41 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Indira Rezkisari

Dewi Sandra

Dewi Sandra

Foto: Republika/Desy Susilawati
Bagi Dewi mengejar lailatul qadar sia-sia bila tidak ada perubahan setelah Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, biasanya umat Muslim akan berbondong-bondong menuju masjid. Tidak sedikit dari mereka yang melakukan iktikaf, bermalam di masjid.

Memaknai lailatul qadar yang datang di 10 hari terakhir Ramadhan, Dewi Sandra menyebut keinginannya untuk menjadi sosok yang lebih baik. Lailatul qadar, baginya lebih dari sekedar berdiam di masjid saja.

"Apa sih makna lailatul qadar? Ini juga yang saya tanyakan pada guru saya. Apa bedanya orang yang mendapat 1.000 bulan dengan yang tidak, kalau misal setelah kita keluar dari bulan Ramadhan, kita kembali lagi ke kebiasaan-kebiasaan lama yang kita lakukan? Tidak ada perubahan," ujarnya.

Ia menyebut tidak ada salahnya dalam berusaha mengejar malam lailatul qadar tersebut. Namun semua akan jadi sia-sia jika tidak ada perubahan yang terjadi dalam diri setelah Ramadhan berakhir.

Orang yang sukses mendapatkan malam lailatul qadr adalah mereka yang menjadi semakin rajin dan bertakwa kepada Allah SWT. Ia menyebut jangan sampai umat mengklaim mendapat lailatul qadar, namun kembali ke kebiasaan lama tanpa ada perubahan.

"Poinnya kan berubah. orang yang sukses mendapat itu adalah orang yang semakin rajin, semakin bertakwa setelah Ramadhan," lanjut pelantun lagu "Kuakui" ini.

Dewi sendiri mengaku dibanding tahun kemarin, ia merasa belum ada perubahan. Namun tahun ini ia berusaha untuk lebih baik dengan banyak belajar dan mencari guru.

Setiap manusia menurutnya tidak boleh berada di zona nyaman. Ketika merasa nyaman, maka tidak akan ada yang mau belajar, berusaha, dan berkorban. Tidak akan ada lagi yang mendekatkan diri pada Allah SWT sementara dunia ini adalah fana.

"10 hari terakhir kalau tidak di rumah, di masjid. Aku belum pernah iktikaf. Kegiatan 10 hari terakhir banyaknya di rumah. Kalau Lebaran, biasanya sama keluarga Mas Agus (suami Dewi Sandra). Tapi kayaknya seru juga shalat di Istiqlal. Aku belum pernah," ucapnya.



Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES