Opor Ayam Meriahkan Lebaran di Denmark

Red: Yudha Manggala P Putra

 Sabtu 16 Jun 2018 13:21 WIB

Opor ayam (ilustrasi) Foto: recipesmaster.com Opor ayam (ilustrasi)

Opor ayam dan sambal goreng ati mengobati kerinduan berlebaran di Tanah Air.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Opor ayam dan sambal goreng ati tidak hanya menjadi sajian perayaan Idul Fitri di Indonesia saja. Kuliner khas Nusantara itu juga ikut memeriahkan Lebaran yang dilangsungkan di Wisma Duta RI, di Denmark, Jumat (15/6) kemarin. 

Selain dua menu tadi, dihidangkan juga lontong Cap Go Meh, telur pindang, siomai, sayur sambal goreng pepaya, rebung, kaldu madura, hingga empek-empek palembang. Selain itu juga aneka jajanan pasar seperti kue mangkok, dodol, winko babat, tape ketan hitam, risoles, serta es campur.

Pensosbud KBRI Kopenhagen, Ismail Pulungan dalam keterangan kepada Antara di Jakarta, Sabtu, menyebutkan cuaca di Kopenhagen cukup baik pada Jumat. Masyarakat muslim Indonesia di Denmark berbondong bondong mendatangi tempat salat Idul Fitri setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Denmark merupakan salah satu negara yang memiliki waktu puasa terpanjang di Dunia.

KBRI Kopenhagen menyelenggarakan shalat Idul Fitri bersama masyarakat dan diaspora muslim Indonesia yang tinggal di Kopenhagen dan sekitarnya. Sebelum shalat, gema takbir dan tahmid dikumandangkan bersama dipimpin langsung Dubes RI untuk Kerajaan Denmark, M. Ibnu Said.

Salat Ied yang diselenggarakan di Wisma Duta diimami Ust. Kun Mahardi dan bertindak selaku khatib adalah Ust. Rahmat Suryana. Ustad menjelaskan hikmah puasa dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT setelah bulan Ramadhan.

Khatib juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan amal ibadahnya selepas bulan Ramadhan. Di akhir khutbahnya khatib mengimbau agar masyarakat muslim yang tinggal di Denmark senantiasa meningkatkan kejujuran, keimanan, ketaqwaan dan silaturahi setelah Ramadhan dan dalam perayaan hari kemenangan ini.

Setelah sholat Idul Fitri Dubes Ibnu Said beserta istri menyelenggarakan Halal Bihalal dan Open House untuk mempererat tali silaturahim dan saling memaafkan.

Aneka ragam kuliner Nusantara merupakan sajian yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia. Makanan ini mengobati kerinduan berlebaran di tanah air yang jaraknya beribu-ribu mil dari negara ini.

Selain diikuti masyarakat dan diaspora Indonesia di Denmark, acara Idul Fitri juga dihadiri sejumlah pelajar dan mahasiswa dari kota Malmo Swedia yang merupakan kota perbatasan dan terdekat dari Ibukota Kopenhagen, serta keluarga besar KBRI Kopenhagen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X