Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

 

Selama Ramadhan, Masjid Pusdai Gelar Berbagai Kegiatan

Senin 21 May 2018 23:00 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agung Sasongko

Ribuan masyarakat melaksanakan shalat tarawih pertama di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Rabu (16/5).

Ribuan masyarakat melaksanakan shalat tarawih pertama di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Rabu (16/5).

Foto: Republika/Edi Yusuf
selama ramadan ini menjadi salah satu masjid yang paling sibuk di Kota Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG --Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jabar, selama ramadan ini menjadi salah satu masjid yang paling sibuk di Kota Bandung. Karena, selain bisa menampung jamaah hingga ribuan, selama Ramadhan masjid Pusdai menggelar berbagai kegiatan.

Menurut Sekretaris DKM Masjid Pusdai,Hendi Hermawan, selama Ramadhan masjid Pusdain menggelar pendidikanformal dan non formal. Yakni, pesantren kilat (Sanlat) untuk pelajar umum. Ada juga, pendidikan non formal berupa kajian seperti cermah tarawih dan ceramah subuh. Kegiatan lainnya, adalah diklat keagamaan, pemulasaran jenazah dan llmu waris,kajian dhuha,

"Kami juga menggelar Sanlat IT (Teknologi Informasi) untuk pengurus masjid," ujar Hendi kepada Republika.co.id, Ahad (20/5).

Khusus untuk kajian hadis, kata dia, Pusdai baru membuat programnya Ramadhan tahun ini. Program ini, diberikan selama 3 bulan jadi baru angkatan pertama.

"Kami baru mau launching program kajian hadis ini untuk mubaliq lokal," katanya.

Kegiatan lainnya, kata Hendi, adalah tafsir tematik, setiap Senin, Selasa dan Rabu. Ada juga, tausiyah dhuhur dan kajian remaja masjid, setiap Ahad. Progam lainnya, yang terbaru adakag ngabuburit ceria tingkat SD dan SMP sambilmenunggu buka.

"Itu kegiatannya ada yang memang kajian rutin. Tapi, ada juga yang sifatnya isidental setiap tahun ada tapi berganti kegiatan. Misalnya sepekan kajian islam," katanya.

Dalam rangkaian kajian yang sifatnya tematis, kata dia, Pusdai akan menghadirkan tokoh yang akan mengisi ceramah. Misalnya, Aa Gym. Selain itu, ada tokoh nasional dan Jabar. Tema besar kegiatan ramadan di Pusdai tahun ini adalah implementais nilai-nilai quran dalam kehidupan.

"Jadi, bagaimana nantinya semua muslim bisa menerapkan pasca ramadan apa yang dipelajarinya selama ramadan. Ini penting karena, bagi orang islam, selama ramadan ini, dimanfaatkan untuk digodog, disucikan dan didekatkan dengan Allah," kata Hendi.

Hendi menjelaskan, biasanya ceramah yang menghadirkan tokoh tersebut digelar dari mulai pagi-pagi sampai ba'da ashar.

"Bentuknya kombinasi ada talk show dan tablig akbar," katanya.

Hendi berharap, dengan padatnya kegiatan di pusdai bisa berdampak pada fungsi Pusdai. Yakni, sebagai tempat peribadatan dan kemasyarakatan.

"Jamaah kami sebenarnya karakteristiknya transit dan sudah melek literasi," katanya

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA