Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

 

Rayakan Lebaran, Menteri Basuki: Makan Rendang

Rabu 05 Jun 2019 18:36 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Gita Amanda

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono bersama keluarga.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono bersama keluarga.

Foto: Ratna Ajeng/REPUBLIKA
Salah satu makna Lebaran bagi Basuki menyantap masakan tradisional bersama keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Momen Hari Raya Idul Fitri 1440 H yang jatuh pada Rabu (5/6) hari ini, digunakan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga sekaligus menyantap masakah khas Lebaran. Tidak terkecuali, bagi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, yang memiliki tingkat kesibukan padat.

Basuki mengatakan, salah satu makna Lebaran bagi dirinya pribadi adalah menyantap masakan tradisional khas Indonesia bersama keluarga. Momen-momen seperti ini tentunya jarang dijumpai Basuki disaat banyaknya proyek pembangunan infrastruktur yang sedang masif saat ini.

"Makna lebaran, makan enak pokoknya. Makan rendang favorit," kata Basuki kepada wartawan sesuai mengunjungi rumah dinas Menko Perekonomian, Darmin Nasution di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu siang.

Ia menuturkan, berkumpul bersama anak dan istri adalah tradisi Lebaran yang sangat sayang untuk dilewatkan. Menurut Basuki, Rendang juga menjadi makanan favorit keluarganya. Maka pada saat berkumpul itu, selayaknya masyarakat pada umumnya, Basuki ingin merasakan nikmatnya menyantap rendang setelah melaksanakan Salat Idul Fitri.

Seusai bersilaturahmi dengan kerabat di hari Lebaran, Basuki mengaku akan mudik ke Semarang untuk berziarah ke makam orang tua. Ia pun mengatakan, pelaksanaan mudik tahun ini cukup lancar, salah satunya berkat keberadaan Tol Trans Jawa.

Meskipun, saat awal-awal pembangunan hingga peresmian, Tol Trans Jawa menuai banyak kritikan, namun pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Khususnya disaat adanya kenaikan volume kendaraan saat arus mudik sejak 30 Mei lalu.

"Kalau sekarang (yang bertugas) tinggal Pak Menhub (Budi Karya Sumadi) dan Kepolisian. Saya cuma penggembira saja," kata Basuki disambut tawa wartawan yang mengelilingnya.

Ia pun bersyukur, sistem satu arah atau one way yang diterapkan saat pelaksanaan mudik sangat membantu kelancaraan arus kendaraan. Hal itu pun diikuti dengan menurunnya angka kecelakaan dibanding tahun lalu sehingga mendorong pemerintah untuk terus melakukan perbaikan.

Basuki melanjutkan, setelah berziarah ke makan orang tuanya di Semarang dan bertemu sanak saudara, ia akan meninjau arus balik mulai, Sabtu (8/6) hingga Ahad (9/6), bersama Menteri Perhubungan. "Sabtu berangkat dari Madiun ke Semarang, lalu Semarang ke Jakarta," kata dia.

Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES