Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

 

Permintaan MUI Soal Tayangan 'Pesbukers'

Rabu 29 May 2019 03:37 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Hasanul Rizqa

Logo MUI

Logo MUI

MUI menilai tayangan Pesbukers tidak mengalami perbaikan dari tahun ke tahun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan di ANTV pada Ramadhan tahun ini berhenti tayang. MUI menilai, tayangan tersebut memiliki konten yang buruk sehingga tak layak dimunculkan selama bulan suci Ramadhan.

Baca Juga

Sejak Ramadhan tahun lalu, program ini termasuk lima program yang MUI rekomendasikan untuk dihentikan tayangannya. Sebab, kontennya dianggap buruk bagi publik.

"Tapi Sahurnya Pesbuker dan Pesbukers Ramadhan masih tayang Ramadhan 2019 ini, dan tetap dengan gaya konten yang tidak patut," kata Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi dalam keterangan tertulis, Selasa (28/5).

Ia menjelaskan, dalam catatan Tim Pemantau MUI, tiap tahun Pesbuker mendapat koreksi kritis. Sejak 2012, program hiburan itu sudah berkali-kali memperoleh sanksi teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

 

Adegan tak Patut

Namun, Pesbuker tidak memperlihatkan perubahan berarti hingga tahun ini. "Pesbukers Ramadhan pada tayangan 15 Mei 2019, menjelang buka puasa, misalnya, Raffi Ahmad dan Zaskia Gotik memperlihatkan adegan yang tidak patut," kata Masduki.

Masduki melanjutkan, ada pula dialog berisi hinaan fisik. Misalnya ketika Zaskia berkata kepada lawan jenisnya, “Heh, lu yang bener aja. Lu enggak sadar badan lu tuh kaya truk gandeng.”

Sahurnya Pesbukers diketahui tayang tiap pukul 02.00-04.30 WIB dini hari. Menurut MUI, durasi itu bertepatan dengan sepertiga malam terakhir di bulan Ramadhan, yang merupakan waktu mustajab untuk munajat dan qiyamul lail.

Akan tetapi, Pesbuker justru diawali dengan tarian India, dengan menghadirkan penari-penari yang meliuk-liukan badan dan menonjolkan sensualitas tubuh.

Tarian ini diikuti puluhan audience yang hadir di lokasi syuting dengan menghadirkan Caesar sebagai bintang joget. Menurut Masduki, hal itu tidak patut ditayangkan sebagai suatu acara sahur.

Tayangan yang dibintangi Luna Maya, Vega, Raffi Ahmad, Angel Lelga, Ayu Ting-ting, Aziz, Ruben, Eko Patrio, Zaskia Gotik ini banyak berisi dialog dan adegan yang tidak pantas. Terdapat pula dialog saling menghina.

"Dari tahun ke tahun, Sahurnya Pesbukers tidak ada perubahan. Masih menayangkan canda berlebihan, saling ejek, hina-menghina dan hura-hura. Busana para pemain wanita Ayu Ting Ting dan Vega sangat tidak patut karena mempertontonkan aurat," ujar dia.

Masduki menambahkan, bahasa mesum juga mewarnai dialog program ini. Bertaburan kalimat-kalimat bernuansa sensual, “Maaf gesekan Anda terlalu kencang,” kata Rafi salam suatu episode, yang dilanjutkan Ruben dan Gotik dengan kalimat sejenis.

"Sejumlah warga masyarakat mengirim email pengaduan ke MUI, minta program Pesbukers Ramadhan dibubarkan. Ada yang menyebut, ini program tak bermoral dan memalukan," kata Masduki.

Untuk itu, MUI minta otoritas bidang penyiaran memberi sanksi berat pada dua program ini, dengan menghentikan program, mengingat tak terlihat adanya I’tikad baik pembenahan.Masyarakat diserukan tidak menonton program ini, apalagi anak-anak dan remaja.

"Dunia iklan disarankan tidak mendukung program yang tidak mendidik dan berselera rendah seperti ini," kata Masduki menambahkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA