Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

 

JIC Gelar Lomba Anak Penghafal Alquran, 'Hafiz on Radio'

Senin 13 May 2019 22:13 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hasanul Rizqa

Ilustrasi Anak membaca Alquran

Ilustrasi Anak membaca Alquran

Foto: AP /Allauddin Khan
Menurut panitia dari JIC, lomba ini diperuntukkan bagi hafiz maksimal usia 15 tahun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama bulan suci Ramadhan, Jakarta Islamic Centre (JIC) menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Hafiz on Radio." Kegiatan ini diperuntukkan bagi anak-anak yang berusia delapan hingga 15 tahun.

Baca Juga

"Kegiatan ini merupakan yang pertama. Kalau ini sukses, akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Penyelenggaranya adalah crew Radio JIC, Radio Suara Peradaban," ungkap Kepala Badan Managemen JIC, KH Ahmad Shodri, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (13/5).

Ia berharap, kegiatan ini dapat menginpirasi para peserta dan pendengar untuk menjadi penghafal Alquran. Cita-cita menjadi hafiz dipandang banyak kalangan sebagai keutamaan.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan ini, Ade Sehandi menyebut sampai kini sudah ada sebanyak 52 orang peserta yang mendaftar. Usia mereka berkisar antara enam hingga 15 tahun. “Seluruh peserta akan mendapatkan Alquran dari Rumah Quran Violet yang mendukung acara ini. Selain itu, juga disediakan sertifikat. Khusus untuk juara, ada hadiah dari Rabbani,” ujar Ustaz Ade.

Dalam kompetisi kali ini, ada tiga kategori penilaian. Pertama, kelancaran hafalan. Sesi ini akan dinilai Ustaz Arif. Kedua, sesi uji kemampuan tajwid, dengan penjurian oleh Ustaz Abdul Azis. Ketiga, penilaian fashohah serta adab yang dinilai oleh Ustaz Abdullah Syafi’i.

“Harapannya melalui kegiatan ini, peserta semakin giat menghafal Alquran, membanggakan kedua orang tua dengan menjadi insan cerdas nan islami," ucap dia.

Dengan mengikuti "Hafiz On Radio", generasi milenial Muslim diharapkan menjadi unggul dan islami. Ade memaparkan, keunggulan yang dimaksud tak hanya berkaitan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), tetapi juga iman dan takwa. Dia pun meminta doa dan dukungan dari seluruh pihak.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA