Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

 

JIC: Mulai Buka Puasa Gratis hingga Kajian Ramadhan

Senin 06 May 2019 11:50 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hasanul Rizqa

(Ilustrasi) umat Islam menjalankan shalat tarawih pertama Ramadhan 1435 Hijariah di Masjid Jakarta Islamic Center, Jakarta.

(Ilustrasi) umat Islam menjalankan shalat tarawih pertama Ramadhan 1435 Hijariah di Masjid Jakarta Islamic Center, Jakarta.

Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Selama Ramadhan, Jakarta Islamic Cent adakan buka puasa gratis dan pelbagai kajian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Umumnya pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan telah dimulai sejak hari ini, Senin (6/5). Untuk itu, pihak Jakarta Islamic Centre (JIC) berkomitmen untuk memuliakan Ramadhan pada tahun ini. Salah satunya dengan menyediakan sajian buka puasa cuma-cuma bagi seluruh jamaah.

Baca Juga

Hal itu diungkapkan kepala sekretariat JIC, Ahmad Juhandi. Dia berharap, program buka puasa gratis ini dapat membantu dan meringankan sebagian kaum Muslimin yang terkendala dalam berbuka puasa di rumah. Dia memprediksi, dalam sehari ada sekitar lima ratus jamaah yang hadir untuk mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama di JIC.

"Tapi ada juga memang sengaja ingin konsentrasi beribadah di Masjid Raya JIC, lalu berbuka puasa di sini. Maka, kami setiap bulan Ramadhan memfasilitasi buka bersama di Masjid JIC," ujar Ahmad Juhandi dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (6/5).

Adapun pembiayaan buka bersama di masjid JIC ini menggunakan anggaran dari APBD DKI Jakarta dan Badan Manajemen. Selain itu, banyak pula penderma, termasuk dari kalangan pengusaha atau masyarakat umum. Bahkan, ada di antara mereka yang secara sukarela mengantarkan sendiri sajian makanan dan minuman untuk buka puasa ke Masjid JIC.

Kepala Subdivisi keagamaan Managemen JIC, KH Aep Saifullah menjelaskan, selama bulan suci Ramadhan kegiatan di Masjid Raya JIC begitu beragam. "Jadwal kegiatan Ramadhan 1440 H sudah kami susun disesuaikan dengan kelompok sasarannya. Ada kelompok sasarannya remaja dan anak, orang tua, pelajar dan mahasiswa, ibu-ibu, dan kelompok sasaran lainnya" ujarnya.

Beberapa kajian yang disiapkan adalah kajian keilmuan setiap habis shalat zhuhur. Adapun tausiyah yang disampaikan ustaz atau kiai digelar tiap menjelang buka puasa, setelah shalat tarawih, dan setelah shalat subuh berjamaah.

Selain jadwal pengajian, ada juga tadarus Alquran setelah shalat ashar, program "Remaja Mengaji", "Pesantren Ramadhan", dan diskusi keagamaan setelah shalat Jumat. Kemudian, ada iktikaf khususnya pada 10 hari akhir Ramadhan, peringatan Nuzulul Quran, dan program Santri Asmaul Husna. Pada akhir Ramadhan, rencananya akan ada gelaran Gema Takbir dan tentunya shalat Idul Fitri berjamaah.

Untuk kian menyemarakkan Ramadhan, JIC juga mengadakan pelbagai lomba di bidang keislaman untuk anak-anak dan remaja. Misalnya, lomba "Hafiz on Radio", Festival Film Pendek Religi, lomba azan, dan lomba hafiz. Pendaftaran lomba-lomba itu sudah buka mulai hari ini.

Tak ketinggalan, JIC selama Ramadhan tahun ini mengadakan bazar Ramadhan dan kios sembako murah. Ada pula seminar ekonomi syariah, pesantren kilat robotik dan android, dan Gemakusi atau gerakan lima bungkus nasi.

"Saya berharap semua kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Untuk itu saya menghimbau kepada ummat Islam untuk berperan aktif dan membantu kegiatan tersebut. Minimal hadir di salah satu kegiatan demi menyemarakkan Ramadhan yang penuh berkah ini," jelas Aep.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA