Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

 

Majelis Taklim JIC Santuni Anak Yatim dan Janda Dhuafa

Kamis 02 May 2019 22:16 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hasanul Rizqa

Berbagi dengan anak yatim (ilustrasi).

Berbagi dengan anak yatim (ilustrasi).

Foto: Antara/Zabur Karuru
Majelis Taklim JIC menyantuni anak yatim dan janda dhuafa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Majelis Taklim Bina Muslimah yang bermarkas di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC) mengadakan santunan. Mereka memberikan bantuan kepada sejumlah anak yatim dan janda dhuafa.

"Kegiatan santunan ini sudah dipersiapkan sejak lama. Tujuannya agar mereka para anak yatim dan para janda dhuafa bisa menyambut bulan suci Ramadhan penuh dengan suka cita" ujar Ketua Majelis Taklim Bina Muslimah JIC, Qori, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Kamis (2/5).

Baca Juga

Sebanyak tiga ratus orang anak yatim dan janda dhuafa mendapat santunan. Bentuknya berupa uang sebesar Rp 100 ribu rupiah dan sembako, yakni gula, teh, minyak goreng, dan mi instan. Dana untuk santunan ini berasal dari urunan jamaah yang per pekan menabung. Ada pula tambahan dari donatur lainnya.

Sebelum kegiatan santunan itu dilakukan, JIC menggelar pengajian umum. Hadir selaku penceramah adalah KH Lukman Tanjung. Kemudian, ada pula penampilan musik dari Hajir Marawis Bina Muslimah.

Anak yatim dan janda dhuafa yang mendapat santunan berasal dari kawasan Jakarta Utara seperti Kramat Jaya, Kampung Beting, Tipar Timur, Cilincing, Kelapa Dua, Lagoa,dan Kebon Baru. Mereka yang mendapatkan memang benar-benar yang sangat membutuhkan.

"Kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para yatim dan janda dhuafa. Apalagi menjelang puasa. Saya berharap untuk tahun berikutnya bisa diperluas lagi dan diperbanyak pesertanya. Tentunya perlu dipersiapkan dengan matang dan penggalangan dana yang lebih masif lagi," ujar Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA