Sabtu, 17 Zulqaidah 1440 / 20 Juli 2019

Sabtu, 17 Zulqaidah 1440 / 20 Juli 2019

 

Gandeng PT Railink, Baznas Gencarkan Ajakan Berzakat

Kamis 02 Mei 2019 21:52 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Hasanul Rizqa

Sejumlah model memperagakan kain batik dan tenun hasil buatan para mustahik Baznas di atas kereta api bandara railink, Kamis (2/5).

Sejumlah model memperagakan kain batik dan tenun hasil buatan para mustahik Baznas di atas kereta api bandara railink, Kamis (2/5).

Foto: Rahma Sulistya/REPUBLIKA
Baznas mengajak masyarakat untuk berzakat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus berupaya menggaungkan ajakan berzakat di tengah masyarakat Indonesia. Dengan begitu, harapannya orang-orang, khususnya kaum Muslimin, dapat kian menyadari manfaat zakat, baik untuk muzaki maupun penerimanya.

Salah satu upaya terkini badan tersebut bekerja sama dengan pelbagai pihak. Misalnya, PT Railink untuk menyemarakkan ajakan berzakat di kereta api, terutama kala Ramadhan. Hal itu diungkapkan Direktur Baznas Arifin Purwakananta.

Baca Juga

Wujud kerja sama itu antara lain penyelenggaraan acara "Fashion Show on Train". Selain itu, lanjut Arifin, adanya syiar zakat serta memperkenalkan Baznas kepada masyarakat pengguna kereta api.

“Kami ingin kenalkan Baznas dalam kondisi yang lebih cair seperti ini. Dengan demikian bisa masuk ke mal, bandara, pasar, kampus, dengan cara seperti ini. Ini bagian dari syiar mengenalkan Baznas kepada masyarakat,” ujar Arifin Purwakananta saat ditemui usai acara "Fashion Show on Train, Rumah Batik dan Tenun" di Stasiun KA Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/5).

Syiar zakat ini, sambung Arifin, dapat digaungkan melalui pengeras suara, baik ketika di dalam kereta bandara maupun stasiun. Selain itu, pihaknya juga akan membuka konter-konter zakat di beberapa tempat yang terhubung dengan kereta api bandara.

“Nanti juga ada penyampaian informasi maupun brosur di kereta bandara,” tutur dia.

Selain syiar zakat, Baznas juga mengadakan peragaan busana (fashion show) produk batik dan tenun karya para mustahik. Kualitas yang mereka buat pun memang terbilang tinggi, sehingga bisa mencapai pasar nasional. Malahan, ada potensi untuk menjadi barang ekspor berkualitas.

Fashion show diadakan di atas kereta agar para penumpang yang naik kereta api bandara tertarik untuk membeli. Untuk sementara waktu dalam memasuki Ramadhan ini bisa memesan melalui kontak Baznas.

“Sebenernya ini masih diselesaikan Baznas, tapi kami sedang mendevelope pasarhalal.com, ini adalah media bagi pemberdaya-pemberdaya kita yang bisa membuat sesuatu untuk dijual ke masyarakat,” kata Arifin.

Terkait gagasan mengadakan fashion show dan syiar zakat di kereta api bandara, dikatakan Arifin, lantaran ia memadukan kebutuhan baju Lebaran dengan mudik khususnya ketika memasuki bulan Ramadhan ini. Sehingga ide itu menghadirkan gagasan fashion show di atas kereta api bandara.

“Jadi ini sekaligus juga menyambut Ramadhan, menyiapkan di antara kebutuhan pakaian Lebaran bahwa sebenarnya ada produk-produk mustahik yang bisa dipilih untuk menjadi konsumsi di Ramadhan maupun Lebaran," kata dia.

"Semoga pesan ini sampai, sekaligus mengangkat brand Batik Tuban dan Tenun Ende untuk ke pasar nasional lebih luas lagi,” jelas Arifin.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES