Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

 

JIC akan Gelar Rukyatul Hilal

Kamis 02 May 2019 13:31 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Agung Sasongko

Hilal

Hilal

Foto: Antara
JJIC akan melakukan rukyatul hilal di Pulau Karya

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Jakarta Islamic Centre (JIC) akan melakukan Rukyatul Hilal pada Ahad 5 Mei 2019. Rukyatul hilal ini dilakukan guna menentukan awal puasa Ramadhan 1440 H.

“Rukyatul Hilal akan dilakukan di Pulau Karya di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu,” kata Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi dalam siaran pers yang diterima Republika pada Kamis (2/5).

Baca Juga

Menurut Ahmad, JIC sudah rutin melakukan kegiatan rukyatul hilal untuk penentuan 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan juga 1 Dzulhijjah sejak 2015. Dan memilih Pulau Karya di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu sebagai tempat rukyatul hilal merupakan hasil riset lapangan.

Menurutnya dalam kegiatan rukyatul hilal nanti yang terlibat benar-benar dari para pakar dan peneliti falakiyah dan astronomi Kementerian Agama RI.

"Kegiatan rukyatul hilal ini merupakan program yang telah masuk dalam APBD, satu paket dengan kegiatan kajian dan pendidikan falakiyah yang diselenggarakan oleh Jakarta Islamic Centre,” kata Ahmad

Alhasil, ujarnya atas partispasi rukyatul hilal dan kegiatan kajian serta pendidikan falakiyah ini, Jakarta Islamic Centre telah mendapatkan apresiasi dari Kementerian Agama RI dalam bentuk surat resmi yang telah dikirimkan ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Divisi Pendidikan dan Pelatihan Badan Managemen Jakarta Islamic Centre, Rakhmad Kiki Zailani menambahkan pada 2019 ini, kegiatan falakiyah yang diselenggarakan oleh Jakarta Islamic Centre atas arahan Kepala Jakarta Islamic Centre, KH Ahmad Shodri. Sebelum dilaksanakannya kegiatan rukyatul hilal maka akan diawali dengan kuliah umum terlebih dahulu.

Kuliah umum akan diisi oleh Prof Dr. Thomas Djamaluddin, Kepala LAPAN dengan tema “Jakarta Islamic Centre Sebagai Pusat Pengkajian, Pengembangan dan Pendidikan Falakiyah”. Kegiatan akan bertempat di ruang Audio Visual 2 Jakarta Islamic Centre.

Pada kuliah umum nanti sambungnya, Jakarta Islamic Centre juga menyepakati untuk mengikuti kriteria terkini dari Rekomendasi Jakarta 2017. Rekomendasi Jakarta 2017 merupakan penyempurnaan Rekomendasi Istanbul Turki 2017.

“Yaitu hilal dapat terlihat (visibilitas hilal) dengan tinggi bulan minimal 3 derajat dengan elongasi bulan minimal 6,4 derajat", jelas Kiki seorang alumni UIN Jakarta dan peneliti ulama-ulama Betawi.

Dari data hisab Ephemeris tahun 2019, tambahnya, dengan Markaz Hisab Pulau Karya, Kabupaten Kepulauan Seribu, ketinggilan hilal pada saat matahari terbenam di tanggal 29 Sya`ban 1440 H adalah 6 derajat, 18 menit, 52 detik dan elongasi bulan 7 derajat 26 menit 35 detik. Data hisab ini kata dia, sudah sesuai dengan ketentuan  Rekomendasi Jakarta Tahun 2017.

"Karenanya, Jakarta Islamic Centre akan melakukan rukyatul hilal di Pulau Karya, Kabupaten Kepulauan Seribu untuk penentuan 1 Ramadhan 1440 H dengan tim yang profesional yang dibentuk oleh Jakarta Islamic Centre sendiri dan dibantu tim dari LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional) serta didukung oleh Kementerian Agama DKI Jakarta, Pengadilan Agama Jakarta Utara,  Pemkab Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Agama Kepulauan Seribu, dan pihak-pihak lainnya,” terang Kiki.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA