Ratu Anandita Ajak Masjid Buat Kegiatan Menarik

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Indira Rezkisari

 Selasa 30 Apr 2019 16:20 WIB

Pasangan selebriti Ratu Anandita dan Mario Irwinsyah usai menghadiri syukuran terselenggaranya Bersih-Bersih Masjid 2019 di Istana Wapres, Selasa (30/4). Foto: Republika/Gumanti Awaliyah Pasangan selebriti Ratu Anandita dan Mario Irwinsyah usai menghadiri syukuran terselenggaranya Bersih-Bersih Masjid 2019 di Istana Wapres, Selasa (30/4).

Masjid harus bisa menarik minat umat, termasuk kaum mudanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Selebritas Ratu Anandita menyambut baik adanya program bersih-bersih dan merapikan masjid menjelang bulan suci Ramadhan. Namun menurut dia, yang tidak kalah penting adalah membuat kegiatan menarik dan kreatif yang bisa menggaet para pemuda untuk datang ke masjid.

Istri dari Mario Irwinsyah ini menilai bahwa selama ini masih banyak masjid yang kegiatannya cenderung membosankan. Alhasil, meski di bulan suci Ramadhan masjid tersebut masih saja sepi.

“Yang harus difokuskan lagi bukan cuma fisik saja. Tapi juga kegiatan di masjid, kegiatan apa sih yang kira-kira menarik untuk anak muda. Karena banyak sekali kegiatan di masjid yang cenderung membosankan, ya mohon maaf saja, bikin orang malas datang ke masjid,” kata Dita saat ditemui di Istana Wapres Jakarta, Selasa (30/4).

Untuk bisa membuat kegiatan yang menarik, kata dia, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masjid bisa bekerja sama dengan komunitas pemuda setempat. Lalu untuk konten kegiatannya, bisa menggali informasi dari berbagai hal misalnya fenomena kehidupan atau ilmu tentang agama Islam.

“Sekarang kan banyak ya komunitas-komunitas hijrah, anak-anak muda yang mulai happy dengan agama dan ingin banyak tahu tentang agam Islam,” kata Dita.

Dia pun mengajak semua masyarakat khususnya pemuda untuk semakin getol dan semangat mendalami agama Islam. Apalagi di era teknologi, sudah banyak informasi keagamaan yang bisa diakses di platform dan media sosial.

“Sekarang kan, informasi tentang keagamaan tidak hanya didapat di sekolah atau pesantren, sekarang buka handphone, YouTube, Instagram sudah dapat informasi (tentang Islam) juga,” kata dia.

 




BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X