Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

 

Selama Menjabat Wali Kota, Risma tak Pernah Mudik

Ahad 17 Jun 2018 11:36 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Walikota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) menyapa sejumlah anak yang mengikuti upacara hari jadi Kota Surabaya ke-725 di Taman Surya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5).

Walikota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) menyapa sejumlah anak yang mengikuti upacara hari jadi Kota Surabaya ke-725 di Taman Surya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/5).

Foto: Antara/Zabur Karuru
Selama Ramadhan Risma mengaku kurang istirahat dibanding biasanya

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku, dirinya tidak pernah menjalani mudik lebaran idul fitri selama memimpin di Kota Pahlawan. Risma menjelaskan alasan dirinya tidak pernah menjalani mudik lebaran lantaran pejabat di Kota Surabaya banyak yang menjalani cuti.

Risma merasa bertanggung jawab untuk menjaga kota yang dipimpinnya, lantaran banyak pejabat yang cuti tersebut."Selama jadi wali kota aku nggak mudik. Soalnya kan banyak (pejabat Pemkot) yang cuti, yang izin kan. Jadi aku harus jaga," kata Risma di Surabaya, Ahad (17/6).

Perempuan kelahiran Kediri itu pun mengaku, Ramadhan tahun ini lebih luar biasa dibanding tahun-tahun sebelumnya. Apalagi sebelum Ramadhan terjadi rentetan teror yang memaksa sang wali kota harus keliling, bersosialisasi untuk terjaganya keamanan Surabaya.

"Luar biasa karena aku tidur nggak sampai satu jam sehari. Badanku langsung habis. Soalnya sosialisasi sampai malem, kadang sampai pagi. Terus habis itu pagi sudah mukai aktivitas jam 5 pagi sudah aktivitas," ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya tersebut.

Bahkan Ramadhan yang sejatinya masuk kerja lebih siang dari bulan biasanya, Risma mengaku malah lebih pagi. Itu tak lain karena sebelum menjalankan aktivitas, perempuan kelahiran Kediri itu membiasakan diri bertemu dengan jajaran pimpinan OPD di Surabaya.

"Sebetulnya kan kalau puasa masuknya agak siang dari biasa. Biasa jam 7.30 WIB menjadi jam 8.00 WIB. Tapi saya biasanya ketemu para kepala dinas, para kepala OPD 6.30 sudah ketemu. Kadang jam 6 kalau  butuh di lapangan, jadi justru lebih pagi dibanding hari biasa," kata Risma.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA