Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

 

Gerakan Berbagi Makanan Saat Ramadhan di Dubai

Rabu 23 May 2018 19:58 WIB

Rep: mgrol105/ Red: Andi Nur Aminah

Anggota komunitas Ramadhan Sharing Fridges, menyediakan kulkas dan isinya untuk melayani para pekerja dan pekerja komunitas yang kurang beruntung.

Anggota komunitas Ramadhan Sharing Fridges, menyediakan kulkas dan isinya untuk melayani para pekerja dan pekerja komunitas yang kurang beruntung.

Foto: Huffingtonpost
Warga menyediakan kulkas dan isinya selama Ramadhan lewat Ramadhan Sharing Fridges.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Ekspatriat Australia, Sumayyah Sayed menempatkan kulkas yang penuh dengan makanan dan air di beranda rumahnya. Peristiwa 2016 lalu itu, tak pernah terbayangkan olehnya akan jadi awal terbentuknya sebuah gerakan komunitas raksasa. Dilansir dari Khaleejtimes.com, langkah kecilnya itu, kemudian kini dijuluki sebagai Ramadhan Sharing Fridges kini diikuti lebih dari 27 ribu anggota yang telah tergabung dengan kampanye melalui Facebook.

Gerakan ini melayani para pekerja dan pekerja komunitas yang kurang beruntung dengan memberikan makanan dan minuman gratis selama bulan suci Ramadhan. Popularitasnya yang semakin meningkat dapat diukur dari fakta bahwa 170 lemari es diletakkan di Dubai pada 2017.

photo

Kulkas berisi makanan dan minuman yang disiapkan untuk berbuka bagi warga Dubai, terutama untuk komunitas pekerja yang kurang mampu. 

"Tahun ini, 30 lemari es sudah terdaftar pada hari pertama Ramadhan. Jumlahnya akan terus meningkat setiap hari sampai akhir Ramadhan," kata Sumayyah.

Terlebih lagi, dengan hanya 5.000 anggota di halaman Facebook mereka pada 2016 lalu, jumlahnya sudah lebih dari empat kali lipat saat ini. Media sosial berjasa mendorong untuk menyampaikan kabar ini.

Sumayyah mengatakan, konsep berbagi makanan selalu ada dalam budaya Emirat. Inisiasi menempatkan lemari es di luar untuk meningkatkan aksesibilitasi makanan dan minuman, membawa budaya ini ke tingkat berikutnya dan membawa komunitas yang lebih besar pada saat dunia sedang hancur berantakan," katanya.

Bagi ibu dua anak ini, itu juga merupakan cara menanamkan nilai berbagi pada anak-anaknya. "Saya pikir sentimen untuk berbagi adalah salah satu hal yang paling berhubungan dengan penduduk Dubai. Itulah sebabnya Ramadhan Sharing Fridges ini tumbuh begitu cepat," kata Sumayyah.

photo

Kulkas berisi makanan dan minuman yang disiapkan untuk berbuka bagi warga Dubai, terutama untuk komunitas pekerja yang kurang mampu. 

Hal yang membuat inisiatif ini unik adalah orang-orang dari berbagai lapisan yang bergabung untuk berkontribusi. Beberapa sekolah ikut serta dalam inisiasi ini tahun lalu. Para sukarelawan pun berharap lebih banyak perguruan tinggi yang dapat terlibat dalam Ramadhan tahun ini.

Warga yang tertarik untuk membantu, dapat menambahkan kulkas di komunitas ini atau membantu mengisi kulkas yang sudah ada.  "Daftar lokasi kulkas terbaru, dibagikan ke masyarakat umum yang ditandai di Google Maps setiap hari di media sosial komunitas in.

Warga harus memastikan bahwa tidak ada kulkas di sekitar mereka. Jika ada, Sumayya mengatakan, dimenyarankan mereka untuk bekerja sama mendukung dan mengelola kulkas itu. "Lebih baik hanya sedikit kulkas namun berisi makanan dan minuman yang lengkap di komunitas ini,  daripada jumlah kulkas banyak, tetapi isinya kosong!" kata Sumayyah.

Meskipun ada minat untuk mereplikasi Dubai Ramadhan Sharing Fridges, namun grup tersebut saat ini tidak memiliki lisensi untuk beroperasi di Sharjah dan Abu Dhabi. Mulai 2017 lalu, Ramadhan Sharing Fridges adalah inisiatif berlisensi di bawah naungan Emirates Red Crescent dan Departemen Urusan dan Kegiatan Urusan Islam (IACAD). 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES