Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

 

Di Negara Manakah Puasa Tersingkat dan Terlama? Ini Dia...

Selasa 22 May 2018 11:47 WIB

Rep: Christiyaningsih/ Red: Andi Nur Aminah

Umat Muslim berdoa sebelum membatalkan puasa Ramadhan di Masjid Niujie, Beijing, Cina.

Umat Muslim berdoa sebelum membatalkan puasa Ramadhan di Masjid Niujie, Beijing, Cina.

Foto: Reuters
Negara di Benua Eropa, Asia, Amerika, dan Afrika punya durasi puasa yang berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lamanya waktu berpuasa seorang Muslim dalam sehari bergantung pada di belahan bumi mana ia berada. Negara-negara di Benua Eropa, Asia, Amerika, dan Afrika punya durasi puasa yang berbeda satu sama lain. Hal ini karena waktu puasa dan berbuka didasarkan dari kapan matahari terbit dan terbenam.

Di negara empat musim, jika bulan puasa jatuh saat musim panas, Muslim di negara tersebut bisa berpuasa hingga 20 jam. Penyebabnya matahari masih bersinar, walau malam hari. Dilansir dari Morocco News dan Gulf News, berikut beberapa negara dengan durasi puasa terlama dan tersingkat yang dihitung dari tanggal 1 Ramadhan 1949 Hijriyah.

Tahun ini, Denmark punya waktu puasa hingga 19 jam. Durasi tersebut lebih singkat daripada 2017 yang mencapai 21 jam. Sementara itu, negara Skandinavia lain, seperti Swedia, Islandia, dan Norwegia, tahun ini punya waktu puasa 20 jam sehari.

Muslim di Belanda, Belgia, dan Jerman punya waktu berpuasa hingga 18 jam. Sementara itu, Muslim Spanyol waktu puasanya lebih singkat, yakni 17 jam.

Muslim di negara-negara wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara berpuasa lebih singkat daripada mereka yang ada di Benua Eropa. Kuwait, Irak, Arab Saudi, dan Yordania mencatatkan durasi puasa 15 jam. Sementara itu, Maroko, Aljazair, Tunisia, dan Libia punya durasi puasa 16 jam. Di Sudan, waktu puasa jauh lebih singkat, yaitu hanya 13 jam.

Di Benua Asia, rata-rata Muslim berpuasa antara 14 sampai 16 jam. Tahun ini Muslim di Pakistan dan Bangladesh berpuasa selama 14 jam sehari, sementara di India 15 jam.

Di Australia, bulan puasa tahun ini bertepatan dengan musim dingin. Sehingga, Muslim di Negeri Kanguru tersebut berpuasa selama 11 jam 50 menit.

Sekarang mari beralih ke Benua Amerika. Ramadhan tahun ini Muslim di Amerika Serikat dan Kanada berpuasa selama 16 sampai 19 jam sehari, tergantung lokasi spesifik masing-masing. Muslim di Brasil berpuasa selama 12 jam, hampir sama seperti mereka yang berada di Australia.

Greenland, yang terletak di belahan bumi paling utara, memiliki waktu puasa sangat lama, yakni 20 jam dan delapan menit. Sementara itu, Argentina punya waktu puasa tersingkat, yakni 11 jam dan 46 menit.

Khusus negara-negara yang jeda waktu matahari terbenam dan terbit sangat singkat kurang dari tiga jam atau pergantian siang dan malam sulit dibedakan, para ulama punya kesepakatan sendiri. Para ulama telah mengeluarkan fatwa yang mengizinkan Muslim untuk berpuasa mengikuti pergantian waktu berdasarkan kota terdekat yang pergantian siang dan malamnya lebih jelas terlihat. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA