Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

 

Ketua MUI: Idul Fitri Momentum Tinggalkan Perselisihan

Selasa 27 June 2017 15:35 WIB

Rep: Halimatus sadiyah/ Red: Ratna Puspita

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin

Foto: ROL/Havid Al Vizki

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kyai Ma'ruf Amin memaknai Idul Fitri sebagai momentum untuk menyatukan kembali umat. Karena itu, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk meninggalkan perselisihan antara sesama agar benar-benar dapat kembali pada kesucian.

"Sebagai bangsa, (Idul Fitri) ini jadi momentum untuk menyatukan kembali masyarakat indonesia. Karena kita dalam rangka membangun bangsa ini, bersatu saja tidak mudah, apalagi tidak bersatu," kata Ma'ruf saat ditemui Republika di kediamannya di Desa Tanara, Serang, Banten, Selasa (27/6).

Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) tersebut berharap, tradisi silaturahmi saat Lebaran juga dapat menjadi perekat kesatuan, tidak hanya bagi sesama Muslim tetapi juga antarumat beragama lainnya.

Ma'ruf juga meminta​ para ulama melanjutkan perjuangan menebarkan ajaran Islam yang mengajak pada persatuan ummat. "Ulama harus terus, karena dengan persatuan dan keutuhan, baik sesama ummat maupun sesama bangsa, kita bisa mewujudkan cita-cita yang kita inginkan," kata dia.

Ma'ruf mengisi libur Hari Raya Idul Fitri dengan pulang ke kampung halamannya di Desa Tanara, Serang, Banten. Di kediamannya, ia menggelar gelar griya atau open house yang dihadiri keluarga besar Kyai Amin, ulama besar Banten yang merupakan​ ayah kandungnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Inggris Bantai Panama 6-1

Ahad , 24 June 2018, 20:58 WIB