LAZ Al Azhar Edukasi Zakat dengan Punakawan Show

Red: Irwan Kelana

 Selasa 30 May 2017 11:18 WIB

Pertunjukan Punakawan yang diadakan oleh LAZ Al Azhar dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait zakat. Foto: Dok LAZ Al Azhar Pertunjukan Punakawan yang diadakan oleh LAZ Al Azhar dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait zakat.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pusat perbelanjaan atau mal menjadi salah satu destinasi utama umat Muslim dalam mengisi waktu selama Ramadhan. Membeli barang keperluan untuk puasa dan lebaran, mengadakan acara buka bersama, atau sekedar jalan-jalan menjadi salah satu alasan kian meningkatnya animo masyarakat untuk mengunjungi tempat ini di bulan Ramadhan.

Memanfaatkan fenomena ini, LAZ Al Azhar menggelar acara Punakawan Show yang bekerja sama dengan mal-mal  di wilayah Jabodetabek. "Harapan kami, agar para pengunjung mal bisa membawa oleh-oleh ilmu yang bermanfaat dari hasil jalan-jalan mereka ke pusat perbelanjaan. Jadi tidak sekedar jalan-jalan", ujar Direktur Eksekutif LAZ Al Azhar Sigit Iko Sugondo dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (30/5).

Sigit menambahkan, tak hanya pesan moral, edukasi sadar zakat juga diberikan dalam acara yang sudah digelar sejak tahun 2014 dan selalu dibanjiri oleh pengunjung yang rindu akan hiburan yang bermanfaat dan penuh dengan pesan moral.

Tahun ini, kata Sigit,  Tim Punakawan mengusung tema “Togog Menggugat”. Dalam cerita dikisahkan Togog yang merupakan adik dari Semar sekaligus Paman dari Petruk, Gareng dan Bagong datang dengan berkeluh kesah tentang apa yang ia alami. Togog merasa kalau dirinya menjadi korban fitnah dan menjadi objek berita hoax dalam keadaan dunia khususnya tatar nusantara yang tengah memanas. Padahal yang ia lakukan dan perjuangkan adalah demi kebaikan Kerajaan Astina.

Melihat sang Paman gundah gulana Petruk, Gareng dan Bagong pun mencoba menghibur dengan berbagai cara, namun tak berhasil. Tak menemukan ketenangan di negeri sendiri, Togog akhirnya memutuskan terbang ke luar negeri untuk mencari ketenteraman. Namun sayang waktu berminggu-minggu yang ia habiskan tak juga mendatangkan yang ia harapkan.

Akhirnya ia kembali ke Astina untuk bertemu dengan Semar, Petruk, Gareng dan Bagong. Tetapi kedatangannya kali ini untuk menggugat kepada Tuhan tentang apa terjadi pada dirinya. Togog merasa Tuhan tidak adil. Ia banyak berbuat dan bekerja untuk negara tetapi harus menjadi korban hinaan dan cacian di masyarakat.

Sosok Semar yang dikenal  arif dan bijaksana pun akhirnya menenangkan kondisi. Dinasehatinya Togog bahwa semua yang sedang dialaminya merupakan garis takdir yang Mahakuasa dan harus dihadapi dengan rasa ikhlas dan ridho agar timbul keberkahan.  “Togog pun menerima apa yang disampaikan Semar. Ia pun mulai merelakan dan mulai mengikhlaskan apa yang sedang ia alami,” tutur Sigit.

Sigit mengemukakan, Punakawan Show dikemas dengan menarik dibumbui dengan dialog komedi yang renyah namun tetap santun dan bernilai dakwah. Punakawan Show diperankan oleh Sigit Iko Sugondo (direktur  LAZ Al Azhar) sebagai Semar, Sigit Tripuruca (manajer komunikasi LAZ Al Azhar) sebagai Petruk, komedian Farly SMS sebagai Gareng, Jabrik sebagai Bagong dan Choki sebagati Togog.

Sigit menyebutkan, setelah sukses tampil perdana di La Piazza Kelapa Gading, Ahad (28/5), penampilan Punakawan Show selanjutnya akan digelar di Bintaro Jaya ExChange Mall (3 Juni 2017), One Bell Park Fatmawati (9 Juni 2017), Mall Alam Sutera (10 Juni 2017) dan di area Masjid Agung Al Azhar (16 Juni 2017) dalam rangka Milad BNI Syariah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X