Gubernur Sulsel: Nuzulul Quran Tingkatkan Ketakwaan

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Karta Raharja Ucu

 Sabtu 04 Jul 2015 02:00 WIB

Alquran 30 juz terbesar di dunia terbuat dari kayu tembesu. Foto: linkis.com Alquran 30 juz terbesar di dunia terbuat dari kayu tembesu.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Ramadhan bukan sekedar rutinitas agama semata. Tapi, ada harapan yang ingin dicapai dalam setiap datangnya Ramadhan.

"Kita berharap dari satu Ramadhan ke satu Ramadhan, dari Nuzulul Quran ke Nuzulul Quran, kehidupan kita makin baik. Aqidah, ketakwaan kita. Pun makin meningkat. Jangan sampai setiap tahunnya jutru ada penurunan kualitas aqidah kita," kata Syahrul di hadapan ratusan jamaah yang memadati Masjid Agung, Jumat (3/7).‬

Syahrul mengajak umat Muslim berusaha mengumpulkan keberkahan Ramadhan. Sehingga ada peningkatan dalam pengendalian emosional, kecerdasan spiritual dan hubungan kemanusiaan. "Untuk dapat mencapai keberkahan itu, kita harus bergaul dengan orang benar dan orang yang faham ilmu agama."

‪Bupati Soppeng, Andi Sutomo bangga ditunjuknya Kabupaten Soppeng menjadi tuan rumah pelaksanaan Nuzulul Quran tingkat provinsi.‬ Menurutnya, Nuzulul Quran adalah momentum yang baik untuk pengembangan keagaamaan. Terutama dalam melakukan syiar Islam di Kabupaten Soppeng.‬

‪"Masyarakat harus mencintai dan menyebarkan Al-Quran dalam kehidupan sehari hari dalam pengembangan pemahaman agama Islam di Kabupaten Soppeng," ujar Sutomo.

Dia menjelaskan Kapolres Soppeng sejauh ini telah mengeluarkan imbauan selama Ramadhan, yakni larangan membawa petasan, melakukan kekacauan dan berjudi bagi. Jika ada masyarakat yang tertangkap tangan, maka akan langsung ditindak tegas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X