Tradisi Dlugdag Ingatkan Kewajiban Berpuasa

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agung Sasongko

 Ahad 06 Jul 2014 22:11 WIB

Keraton Kasepuhan Cirebon Foto: Republika/Agung Supriyanto Keraton Kasepuhan Cirebon

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON --  Solat Asar berjamaah baru saja selesai ditunaikan di Langgar Agung Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Sabtu (28/6) kemarin. Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, didampingi Putra Mahkota, Pangeran Elang Raja Luqman Zulqaedin, dan sejumlah wargi serta masyarakat umum, berjalan menuju bedug yang ada di langgar itu.

Setelah berdoa dan membaca solawat dengan penuh kekhusyukan, Sultan kemudian menabuh bedug peninggalan Sunan Gunung Jati tersebut. Itulah tradisi Dlugdag, yakni menabuh bedug yang biasa dilaksanakan di Keraton Kasepuhan untuk menandai dimulainya bulan puasa pada keesokan harinya (Ahad, 29/6).

Tangan Sultan pun dengan lincah menabuh bedug tersebut selama sekitar sepuluh menit. Setelah itu, wargi dan kaum Langgar Agung secara bergantian menabuh bedug untuk menggantikan Sultan Sepuh, selama sekitar satu jam. ‘’Tradisi Dlugdag ini menjadi pertanda berakhirnya bulan Syaban dan dimulainya bulan Ramadhan. Itu juga menjadi pengumuman kepada masyarakat bahwa malam harinya akan dimulai solat tarawih,’’ ujar Sultan.

Selain di Langgar Agung Keraton Kasepuhan pada sore hari di awal puasa, tradisi Dlugdag juga dilakukan di Mesjid Agung Sang Cipta Rasa, yang juga berada di lingkungan Keraton Kasepuhan. Namun, bedug di masjid itu ditabuh pada malam hari, mulai pukul 24.00 WIB sampai 01.00 WIB.

‘’Untuk bedug di Mesjid Agung Sang Cipta Rasa, akan ditabuh (setiap malam) selama sebulan penuh pada Ramadhan,’’ terang Sultan.

Selama sebulan penuh, kaum Mesjid Agung Sang Cipta Rasa akan bergantian memukul bedug, selama hampir 1 jam. Suara bedug itu dimaksudkan agar masyarakat bersiap untuk makan sahur.

Sementara itu, selain selama bulan puasa, tradisi Dlugdag juga akan dilakukan pada hari terakhir bulan suci Ramadhan, atau sore hari menjelang hari raya Idul Fitri. Hal tersebut dimaksudkan untuk memperingatkan umat Islam akan kewajiban membayar zakat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X