Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

 

Arus Balik Tersendat di Jalur Ajibarang-Bumiayu

Ahad 09 Jun 2019 15:48 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Israr Itah

Kemacetan lalu lintas oleh para pemudik dan pelancong. (ilustrasi)

Kemacetan lalu lintas oleh para pemudik dan pelancong. (ilustrasi)

Foto: Republika/Edi Yusuf
Kendaraan pemudik terjebak macet parah di ruas jalan antara Ajibaran-Bumiayu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Arus balik libur lebaran mencapai puncaknya pada Sabtu (8/6) dan Ahad (9/6). Hal ini ditandai dengan kemacetan panjang yang terjadi di sejumlah jalan utama Kabupaten Banyumas. 

Di jalur selatan antara Wangon hingga Tambak, kepadatan lalu lintas menyebabkan kemacetan di sejumlah titik, terutama di lokasi-lokasi persimpangan. Persimpangan jalan lingkar Sumpiuh dan Jatilawang menjadi yang terparah. Namun sepanjang Sabtu hingga Ahad, arus lalu lintas masih bergerak meski lamban.

Namun selepas jalur selatan tersebut, kendaraan pemudik terjebak macet parah di ruas jalan antara Ajibaran-Bumiayu. Kendaraan hanya beringsut beberapa meter, setelah berhenti total selama 5 hingga 30 menit.

Pada Sabtu (7/6), kemacetan parah tersebut terjadi sejak menjelang sore pukul 15.00 hingga menjelang Ahad (8/6) dinihari. Sedangkan pada Ahad (8/6), kemecatan serupa  terjadi sejak pukul 08.00 dan hingga siang ini masih berlangsung. 

Kondisi ini dikeluhkan pemudik yang hendak balik ke arah Jakarta. Jarot (45), pemudik dari Purworejo mengaku berangkat dari Kebumen sejak Ahad (8/6) seusai waktu Subuh. Namun hingga siang ini, masih terjebak macet jalur antara Ajibarang-Bumiayu. "Berangkat subuh dari rumah, sampai sekarang baru sampai Pekuncen. Sudah empat jam kami terjebak di jalur Ajibarang-Bumiayu ini," jelasnya.

Dia menyebutkan, saat melintas di jalur selatan, laju kendaraan relatif masih bergerak meski di lokasi-lokasi tertentu sempat terhenti cukup lama. Namun saat sampai di ruas Ajibarang-Bumiayu, laju kendaraan seperti benar-benar terhenti. "Saya berharap, selepas Bumiayu kendaraan bisa bergerak lebih cepat, sehingga nanti malam bisa sampai Jakarta. Soalnya, besok Senin sudah harus masuk kerja," katanya.

Terkait kondisi lalu lintas ini, pihak kepolisian setempat meminta agar pemudik yang hendak balik menuju Jakarta menghindari jalur Ajibarang-Bumiayu. Kepala Pos Pelayan Terpadu Lebaran Ajibarang, Iptu Mufti Is Efendi menyebutkan kemacetan di ruas jalur ini disebabkan tingginya aktivitas masyarakat lokal di wilayah Paguyangan dan Bumiayu Kabupaten Brebes. 

"Setiap puncak mudik dan balik lebaran, jalur antara Ajibarang-Bumiayu ini pasti di mengalami kemacetan. Karena itu, para pemudik yang hendak balik sebaiknya menghindari jalur ini," katanya. 

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun menyebutkan, selain jalur Ajibarang-Bumiayu, sebenarnya ada dua jalur alternatif lain yang bisa digunakan pemudik. Antara lain, jalur selatan melalui Banjarpatroman atau jalur Purbalingga-Pemalang. "Di perempatan Buntu, kami sudah pasang petunjuk ke Jakarta melalui Pemalang. Demikian juga di perempatan Wangon," katanya. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES