Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

Monday, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 February 2020

 

Kendaraan Mudik yang Keluar Jatim Turun Jadi 1,8 Juta

Ahad 09 Jun 2019 08:27 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ratna Puspita

Kendaraan pemudik masuk melalui Gerbang Tol (GT) Waru Gunung, Surabaya, Jawa Timur (ilustrasi).

Kendaraan pemudik masuk melalui Gerbang Tol (GT) Waru Gunung, Surabaya, Jawa Timur (ilustrasi).

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Kendaraan mudik yang keluar Jatim turun 15,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengungkapkan kendaraan arus mudik dan arus balik yang keluar Jatim pada H-7 sampai dengan H+3 lebaran mencapai 1.769.540 unit. Jumlah tersebut menurun 15,16 persen dibanding tahun sebelumnya, di mana ada sekitar 2.085.688 kendaraan yang keluar Jatim pada periode yang sama.

Baca Juga

"Jadi memang trennya ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, untuk kendaraan yang keluar Jatim pada periode yang sama. Penurunannya 15,16 persen, yaitu dari 2.085.688 kendaraan menjadi 1.769.540," kata Barung di Surabaya, Ahad (9/6).

Barung melanjutkan, jika diklasifikasi, kendaraan roda empat (R4) yang keluar wilayah Jatim pada periode tersebut sebanyak 711.886 unit. Jumlah tersebut, kata dia, menurun 19,32 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 882.315 unit.

Selain itu, kata dia, kendaraan roda dua (R2) yang keluar wilayah Jatim juga menurun 12,12 persen dibanding tahun sebelumnya. "Tahun lalu kendaraan R2 pemudik yang keluar wilayah Jatim sebanyak 1.203.373 unit. Sementara tahun ini hanya 1.057.654 unit. Ada selisih 145.719 unit," kata Barung.

Tidak hanya itu, lanjut Barung, penurunan juga terjadi pada kendaraan arus mudik dan balik yang masuk Jatim pada periode tersebut. Pada 2019, kata Barung, ada 1.341.988 kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Timur.

Angka itu menurun dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 1.661.928 kendaraan. "Jadi ada selisih 319.940 kendaraan arus mudik dan balik yang masuk Jatim pada periode tersebut. Kalau dipersentasekan sekitar 19,25 persen penurunannya," kata Barung.

Barung melanjutkan, jika diklasifikasi, kendaraan R4 yang masuk ke wilayah Jatim pada periode tersebut sebanyak 510.035 unit. Jumlah tersebut, kata dia, menurun 28,59 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 714.205 unit.

Selain itu, kata dia, kendaraan R2 yang masuk wilayah Jatim juga menurun 12,22 persen dibanding tahun sebelumnya. "Tahun lalu kendaraan R2 pemudik yang masuk ke wilayah Jatim sebanyak 947.723 unit. Sementara tahun ini hanya 831.953 unit. Ada penurunan 115.770 unit," ujar Barung.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES