Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Ada Simbol Illuminati di Masjid Tol Cipularang?

Senin 03 Jun 2019 15:45 WIB

Red: Elba Damhuri

Muhammad E Fuady, dosen Fikom Unisba

Muhammad E Fuady, dosen Fikom Unisba

Foto: dokumen pribadi
Segitiga sama seperti simbol lainnya, universal. Bukan cuma milik illuminati.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Muhammad E Fuady, Akademisi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung

Masjid Al Safar di rest area KM 88 Cipularang sedang ramai diperbincangkan pada akhir Ramadhan ini. Ustadz Rahmat Baequni yang materi dakwahnya banyak menyoroti tanda akhir zaman, seperti kemunculan dajjal dan konspirasi global, mempersoalkan arsitektur masjid yang sarat dengan segitiga satu mata lambang illuminati.

Illuminati dipercayai sebagian orang sebagai organisasi rahasia yang bertujuan menguasai dunia di bawah kepemimpinan kaum Zionis (New World Order). Merekalah yang mempersiapkan kedatangan dajjal. Mereka memiliki misi menjauhkan umat manusia dari agama melalui berbagai media, hiburan, gaya hidup, musik, ekonomi, politik, dan lainnya.

Dalam video viral itu, Ustadz Rahmat Baequni mengungkapkan keprihatinannya perihal arsitektur masjid dengan pernyataan, "Ketika shalat kita tidak menghadap Allah, kita menghadap segitiga satu mata". Maksudnya adalah dajjal.

Benarkah arsitektur masjid Al Safar adalah simbol illuminati? Pertanyaan itu akan muncul di benak publik penonton video itu.

Bagi sebagian orang, paparan Ustadz Rahmat Baequni memang dinilai sebagai sebuah cocoklogi, utak atik gatuk, terlalu dihubungkan. Arsitektur masjid itu secara empirik tak bisa dinyatakan sebagai iluminati.

Segitiga dan lingkaran bulat pada sisi depan masjid dinilai sebangun dengan lambang illuminati hanyalah sebatas penafsiran. Segitiga, lingkaran, dan kotak adalah bentuk lazim dari sebuah logo atau desain apapun. Ia bersifat universal.

Saya teringat seorang mahasiswa yang membuat penelitian tentang simbol dan illuminati. Penelitian itu terinspirasi kawannya dari perguruan tinggi lain saat mengunjungi kampus.

Kawannya melihat logo salah satu organisasi mahasiswa, bentuk dasarnya segitiga dan di tengahnya ada lingkaran. Dalam lingkaran itu ada kotak.

Di kampus kami, kotak itu adalah simbol dari Ka'bah (logo kampus). Kawannya bilang, "Wah Iluminati sudah masuk kampus." Sangat berlebihan dan membuat orang yang mendengar akan tersenyum simpul.

Filosofi dari segitiga pada logo itu terinspirasi dari teori Maslow perihal Hierarki Kebutuhan Manusia. Lingkaran di dalamnya dengan kotak Ka'bah berfilosofi Islam sebagai landasan organisasi dan ruh dari semua kebutuhan manusia adalah mencari ridha Allah.

Filosofi yang sangat mulia. Jadi secara simbolik, tak ada kaitan sama sekali antara logo organisasi mahasiswa itu dan illuminati. Bila ada kemiripan segitiga dan bulatan, itu karena universalitas penggunaan segitiga dan lingkaran dalam sebuah desain semata.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA