Alasan Pemberlakuan Buka Tutup Rest Area Tol Cikampek

Red: Nashih Nashrullah

 Sabtu 08 Jun 2019 15:07 WIB

Rest area di kawasan Ciaseum, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (9/6). Foto: Republika/Iman Firmansyah Rest area di kawasan Ciaseum, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (9/6).

Rest area diberlakukan buka tutup untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— PT Jasa Marga bekerja sama dengan Korlantas Polri pada Sabtu (8/6) siang akan menerapkan sistem buka tutup di area istirahat atau rest area di Tol Cikampek arah Jakarta. Langkah ini dilakukan guna menjaga arus lalu lintas selama arus balik Lebaran 2019.

Baca Juga

Sebelumnya, pada Sabtu pagi ini, PT Jasa Marga telah mengumumkan penutupan rest area di Tol Cikampek seperti rest area Km 62B, Km 52B, Km 42B, dan Km 32B.

Namun, menanggapi dan menindaklanjuti masukan dari stakeholder terkait dan sesuai dengan diskresi kepolisian, maka rest area tidak akan ditutup secara penuh.

Korlantas Polri akan memberlakukan rekayasa buka tutup rest area secara situasional jika mulai terjadi kepadatan kendaraan di rest area.

Walaupun rekayasa buka tutup rest area dilakukan secara situasional, Direktur Operasi Jasa Marga, Subakti Syukur, tetap mengimbau pengguna jalan untuk tidak berhenti di rest area di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta pada saat rekayasa one way berlangsung.

“Kami tetap mengimbau pengguna jalan dapat mampir ke rest area-rest area sebelum masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek, terutama rest area arah Jakarta. Isi penuh BBM, top up uang elektronik dan beristirahatlah sebelum memasuki Jalan Tol Jakarta-Cikampek,” kataSubakti.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau pemudik untuk tidak berhenti di rest area di Tol Cikampek karena pada masa arus mudik kemarin, tempat istirahat (rest area) menjadi salah satu penyebab terjadi permasalahan kepadatan lalu lintas.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X