Ragunan Targetkan 800 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Gita Amanda

 Jumat 07 Jun 2019 19:26 WIB

Sejumlah wisatawan mengamati gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019). Foto: ANTARA FOTO Sejumlah wisatawan mengamati gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019).

Ragunan menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya dalam mengisi masa libur Lebaran. Pengelola pun menargetkan sebanyak 800 ribu pengunjung hingga 17 Juni 2019.

"Sama dengan tahun lalu dan tercapai, dan untuk tahun ini juga mudah-mudahan target juga tercapai," ujar Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat TMR, Ketut Widarsan di Jakarta Selatan, Jumat (7/6).

Widarsan menjelaskan, pihaknya optimis target tersebut dapat tercapai. Apalagi sejak Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, jumlah pengunjung selalu meningkat setiap harinya.

"Bahkan pada Kamis (6/6), jumlah pengunjung di TMR mencapai 107 ribu orang. Kemarin tercatat 107 ribu pengunjung. Hari ini, target kita 60 ribu pengunjung hari ini," ujar Widarsan.

Bagi masyarakat yang berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan, mulai 6 hingga 9 Juni 2019, dapat menggunakan layanan gratis Transjakarta rute Kementerian Pertanian-Ragunan (GR3). Direktur Utama Transjakarta, Agung Wicaksono mengatakan layanan gratis Transjakarta tersedia mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Layanan Transjakarta rute Kementerian Pertanian-Ragunan (GR3) akan berhenti untuk menaikkan maupun menurunkan penumpang di sejumlah titik, yakni Kementerian Pertanian, PLN Corporate University I dan II, Bumi Perkemahan Ragunan dan Taman Margasatwa Ragunan.

"Bus Metrotrans dengan kapasitas 68 orang yang terdiri 41 tempat duduk melayani masyarakat yang akan berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan," ujarnya dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X