Hari Raya Lebaran, Kawasan Puncak Mulai Padat

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Andi Nur Aminah

 Rabu 05 Jun 2019 14:46 WIB

Sejumlah kendaraan yang akan menuju puncak terjebak kemacetan di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ilustrasi) Foto: Republika/Putra M. Akbar Sejumlah kendaraan yang akan menuju puncak terjebak kemacetan di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ilustrasi)

Mayoritas kendaraan tersebut bertujuan ke arah tempat wisata yang ada di Puncak.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Jalur puncak mulai dipadati kendaraan dari arah Jakarta pada hari pertama Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6). Mayoritas kendaraan tersebut bertujuan ke arah tempat wisata yang ada di puncak, kabupaten Bogor, Jawa Barat.
 
Dari pantauan Republika.co.id, mayoritas kendaraan merupakan roda empat yang keluar dari tol Jagorawi arah Jakarta. Di arah sebaliknya lalu lintas terpantau lancar. Kemacetan sejak pagi hingga siang pukul 12.00 WIB itu masih belum mengalami penurunan volume kendaraan ataupun peningkatannya.

Sedangkan untuk kendaraan roda dua terlihat lebih sedikit jumlahnya. Sejak kemarin hingga Ahad (9/6) pihak Satlantas Polres Bogor akan menerapkan sistem satu arah untuk mengurangi kemacetan. Diinformasikan untuk menuju puncak dari arah Jakarta, jalur akan dibuka sejak pukul 07.00 hingga 14.00 WIB, sedangkan jalur sebaliknya akan dibuka pada pukul 14.00 WIB hingga malam.

Baca Juga

Sebelumnya kepala satuan lalu lintas polres Bogor, Ajun Komisaris Fadli Amri mengatakan, kemacetan diperkirakan akan meningkat pada H+1 lebaran. Menurut dia, mayoritas pengendara yang akan mengunjungi puncak merupakan wisatawan. "Pemudik sudah menggunakan jalur puncak sepekan sebelum hari raya," ujar dia.

Menurut Fadli, sejak malam menjelang hari raya, pihaknya juga mengawal takbiran di beberapa titik. Dia menegaskan, kemacetan di jalur puncak akan mengalami puncaknya pada H+2 hingga H+5 lebaran atau pada 6-9 Juni 2019.

"Pada hari raya kemacetan tidak akan terlalu parah, karena masyarakat kebanyakan juga masih silaturahim," kata dia.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X