Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

 

Jasa Marga Ungkap Rekayasa Lalu Lintas Saat Arus Balik

Selasa 04 Jun 2019 16:27 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Andi Nur Aminah

Contraflow di jalan Tol Trans-Jawa  (ilustrasi)

Contraflow di jalan Tol Trans-Jawa (ilustrasi)

Foto: Republika/Bowo Pribadi
Arus balik diperkirakan sudah mulai pada tanggal 7 Juni nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- PT Jasa Marga bersama Korps Lalu Lintas Polri akan melakukan sejumlah skema rekayasa lalu lintas di ruas Tol Trans-Jawa pada arus Balik Lebaran 2019. Arus balik diperkirakan sudah mulai pada tanggal 7 Juni nanti.

Baca Juga

"Arus balik itu tanggal 7, 8, 9 dan 10 Juni. Sedangkan puncaknya kemungkinan tanggal 8 dan 9 Juni," ungkap Deputi GM Traffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih, kepada Republika, Selasa (03/6).

Cece menuturkan, mulai tanggal 7 hingga tanggal 10 Juni nanti akan diterapkan rekayasa lalu lintas satu jalur (one way) untuk kendaraan menuju arah Jakarta. "One way dari Gerbang Tol Kalikangkung (Km 414) sampai Gerbang Tol Cikampek Utama (Km 70)," papar dia.

Ia juga memastikan, tidak akan dilakukan one way hinggak KM 0 atau Cawang, Jakarta seperti halnya Lebaran tahun lalu. "Itu berdasarkan hasil rapat kami ya hanya sampai Km 70," ucap Cece.

Selain itu, sambung Cece, juga akan dilakukan rekaya lalu lintas contraflow. Skema ini akan dilakukan jika terjadi penumpukan kendaraan dari Km 70 untuk terus menuju Jakarta. "Untuk contraflow ini situasional. Untuk panjang contraflow tidak sampai Km 0, palingan sampai Km 3," paparnya.

Meski demikian, kata Cece, segala keputusan penerapan rekayasa lalu lintas nanti akan ditentukan Kors Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Tentu ada kemungkinan ada perubahan dari hasil rapat. "Itu tergantung Kepala Korlantas karena nanti itu kan diskresi kepolisian,"tutup dia.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES