Penumpang Kapal di Lombok Meningkat Jelang Lebaran

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Andi Nur Aminah

 Kamis 30 May 2019 21:11 WIB

KMP Legundi KMP Legundi

Tingginya animo masyarakat naik Legundi tak lepas dari mahalnya harga tiket pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- General Manager PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Cabang Lembar, Lombok Barat, Yulianto mengatakan lonjakan penumpang mulai terjadi menjelang arus mudik lebaran. Yulianto mengatakan, lonjakan terlihat dari jumlah penumpang yang menggunakan KMP Legundi untuk rute Lembar-Surabaya dan sebaliknya.

"Penumpang Legundi biasanya 200 sampai 300 orang saat hari normal, saat ini sudah sampai hingga 1.000 sampai 1.200 penumpang. Kapasitas Legundi sendiri bisa menampung hingga 1.200 penumpang," ujar Yulianto saat dihubungi Republika.co.id dari Mataram, NTB, Kamis (30/5).

Yulianto menilai tingginya animo masyarakat mengunakan Legundi tak lepas dari mahalnya harga tiket pesawat. "Ini mungkin faktor tiket pesawat mahal jadi orang cenderung lewat laut," kata Yulianto.

Baca Juga

Legundi menjadi moda transportasi yang relatif lebih murah bagi masyarakat di Lombok yang hendak ke Pulau Jawa, maupun sebaliknya. Lantaran tak perlu lagi singgah di Pulau Bali.

Yulianto menjelaskan, KMP Legundi beroperasi tiga kali sepekan. Keberangkatan dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Tanjuk Perak, Surabaya, dilakukan setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Sedangkan keberangkatan dari Surabaya terjadi pada Ahad, Selasa, dan Kamis.

"Tidak ada penambahan frekuensi, tetap tiga kali sepekan nonstop dengan tarif sebesar Rp 70 ribu per penumpang," ucap Yulianto.

Yulianto menambahkan, untuk lintasan Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai di Bali, dan sebaliknya, masih relatif normal. "Lintasan ini (Lembar-Padangbai dan sebaliknya, Red) masih normal. Cuma yang dari Padangbai ke Lembar sudah mulai kelihatan kendaraan roda dua meningkat meski belum begitu signifikan," kata Yulianto.

Hingga saat ini, ASDP mengoperasikan 16 kapal per hari untuk melayani lintasan Padangbai-Lembar. Yulianto mengatakan ASDP akan menambah operasional kapal menjadi 24 kapal per hari jika sudah mulai ada lonjakan penumpang.

Selain mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, ASDP juga ikut bersama instansi lain membuka posko gabungan di Pelabuhan Lembar sejak H-7 hingga H+7. Posko ini untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X