Antrean Kendaraan Mengular di Gerbang Tol Cikampek Utama

Rep: Febrian A/ Red: Budi Raharjo

 Kamis 30 May 2019 09:33 WIB

Kendaraan pemudik yang menuju Palimanan, Cirebon, antre di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kamis (30/5) Foto: Febryan A Kendaraan pemudik yang menuju Palimanan, Cirebon, antre di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kamis (30/5)

Meski lajur sudah bertambah, penumpukan kendaraan masih terjadi di GT Cikampek Utama.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK -- Rekayasa lalu lintas lajur satu arah (one way) mulai diterapkan di Gerbang Tol (GT) Cikampek atau KM 70 sejak Kamis (30/5) pukul 08.30 WIB. Penerapan dimulai lebih cepat setengah jam dari perencanaan awal.

Berdasarkan pantauan Republika di GT Cikampek Utama, empat gerbang Tol Cikampek Utama yang sehari sebelumnya digunakan untuk lajur menuju Jakarta, pagi ini sudah dipakai untuk lajur kendaraan pemudik menuju Palimanan, Cirebon. Sehingga, total lajur yang digunakan untuk menuju Palimanan menjadi 13 lajur.

Meski lajur sudah bertambah, tetapi penumpukan kendaraan masih terjadi di GT Cikampek Utama ini. Tampak antrean mengular disana pada semua gate yang tersedia.

"Ini baru dibuka ya one way-nya?" tanya seorang pengemudi yang melintas menggunakan avanza hitam bersama keluarganya itu di GT Cikampek Utama 1, Kamis (30/5).

Pengguna jalan tampak sedikit terkejut dengan pemberlakuan one way lebih awal ini. Pasalnya, Korps Lalu Lintas Polri telah merencanakan penerapan one way baru dimulai pukul 09.00 WIB. Lalu akan berakhir pukul 21.00 WIB.

Mengacu pada rencana one way oleh Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jendral Polisi Refdi Andri, one way diterapkan mulai dari KM 70 di GT Cikampek Utama hingga KM 263 di GT Brebes Barat. Waktu pelaksanaan mulai hari ini (30/5) hingga Ahad (2/6).

Rencananya, pagi ini Refdi akan meresmikan langsung one way ini di Gerbang Tol Cikampek Utama ini.

photo
Kendaraan pemudik yang menuju Palimanan, Cirebon, antre di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kamis (30/5). (Febryan A)

Selain dimulainya one way, tampak juga petugas gerbang tol menggunakan mobile rider atau mesin pembaca kartu e-tol pengendara yang bisa dibawa-bawa karena ukurannya yang kecil. "Iya ini mobile rider biar cepat," kata salah seorang petugas yang tengah sibuk di gerbang tol itu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X