Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

 

Kereta Tambahan Lebaran Disiagakan Hingga 26 Juni

Jumat 22 Jun 2018 13:00 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Calon pemudik di Stasiun Gambir (ilustrasi)

Calon pemudik di Stasiun Gambir (ilustrasi)

Foto: Republika/Umi Nur Fadhilah
PT KAI menyediakan 14 kereta api tambahan lebaran di Stasiun Besar Gambir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menyiagakan kereta tambahan dalam rangka arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 hingga 26 Juni. "Kereta tambahan Lebaran disiapkan mulai 5 Juni hingga 26 Juni," kata Senior Manager Humas PT KAI Daop I Jakarta Edy Kuswoyo di Jakarta, Jumat (22/6).

PT KAI menyediakan 14 kereta api tambahan lebaran di Stasiun Besar Gambir dari yang sebelumnya tersedia 32 kereta api reguler. Kereta api tambahan tersebut disediakan dengan tujuan Cirebon, Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Cilacap, dan Malang.

Sementara itu jumlah kereta api tambahan Lebaran di Stasiun Besar Pasar Senen disediakan delapan rangkaian kereta dari 26 kereta api reguler. Data keberangkatan penumpang kereta api di Stasiun Gambir hingga 22 Juni sebanyak 14.213 penumpang. Volume kedatangan penumpang lebih banyak yaitu 18.254 orang.

Sementara itu volume keberangkatan penumpang di Stasiun Pasar Senen pada 22 Juni sebanyak 20.219 orang dengan volume kedatangan 23.010 penumpang. Kendati demikian, volume penumpang kereta tambahan Lebaran tidak mencapai kapasitas kursi yang tersedia pada saat cuti bersama libur Lebaran sudah selesai. Bahkan ada kereta tambahan yang batal diberangkatkan karena tidak ada penumpang.

Baca: Dapur Keliling Dompet Dhuafa Beroperasi di Arus Balik

Data KAI per 22 Juni pukul 08.00 WIB menyebutkan total kapasitas kursi tersedia pada 15 kereta tambahan lebaran untuk keberangkatan Stasiun Gambir sebanyak 13.994 kursi. Namun jumlah kursi hanya terisi 2.630 kursi.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB