Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

 

Arus Balik di Bandara Minangkabau Mulai Terasa

Ahad 17 Jun 2018 19:42 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bayu Hermawan

Penumpang di Bandara Minangkabau. Puncak arus balik di Bandara Minangkabau akan terbagi dua.

Penumpang di Bandara Minangkabau. Puncak arus balik di Bandara Minangkabau akan terbagi dua.

Foto: Republika/Sapto Andiko Condro
Jumlah penumpang dari Bandara Minangkabau menuju kota-kota lain meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Arus balik Lebaran mulai terasa di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sejak Sabtu (16/6) atau hari kedua Lebaran kemarin. Hal ini terlihat dari peningkatan yang cukup signifikat pada jumlah keberangkatan penumpang dari Bandara Minangkabau menuju kota-kota besar lain di Indonesia.

Humas Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Fendrick Sondra menyampaikan bahwa jumlah penumpang yang terbang dari Padang Pariaman pada Sabtu (16/6) sebanyak 5.239 orang. Angka ini naik 24,24 persen dibanding jumlah keberangkatan penumpang pada hari kedua Lebaran 2017. Pada hari-H Lebaran ini, jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 3.127 orang. Sementara catatan keberangkatan pada Ahad (17/6) siang atau H+1 ini sebanyak 2.096 orang.

Sementara itu, puncak arus balik Lebaran 2018 dari Bandara Minangkabau di Padang Pariaman diprediksi akan terbagi menjadi dua periode. Hal ini menyesuaikan momen cuti bersama Lebaran bagi PNS yang akan habis pada 20 Juni 2018 mendatang.

Kepala Kantor Otoritas Bandara wilayah VI Padang Agus Subagyo mengungkapkan, pundak arus balik pertama diperkirakan pada 19-20 Juni 2018 dan puncak arus balik kedua 23 hingga 24 Juni 2018. Puncak arus balik menjadi lebih merata pada 19 hingga 24 Juni 2018 karena sebagian pekerja memilih memperpanjang masa liburnya hingga akhir pekan depan.

"Tanggal krusial, cuti bersama sejak 7 hari 11-20 maka kami perkirakan puncak arus balik terbagi dua," jelasnya, Ahad (17/6).

Ia menambahkan, secara umum terjadi peningkatan pergerakan penumpang sebesar 8-12 persen di BIM pada Lebaran 2018 ini, dibanding Lebaran tahun lalu. Bandara Minangkabau sendiri dikategorikan sebagai bandara 'sangat padat' oleh Kementerian Perhubungan selama musim libur Lebaran tahun ini.

Alasannya, rute Jakarta-Padang menjadi salah satu rute yang paling tinggi permintaannya bagi pemudik. Selain Padang, bandara lain yang juga menyandang status 'sangat padat' adalah Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan, Yogyakarta, dan Semarang. Kota-kota tersebut menjadi tujuan favorit pemudik.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES