Rabu, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

Rabu, 6 Rabiul Awwal 1440 / 14 November 2018

 

Cipali Macet, Batang Diprediksi Juga akan Ikut Padat

Rabu 13 Jun 2018 13:55 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Teguh Firmansyah

H-2 Lebaran, Jembatan Kali Kuto Hampir Selesai

H-2 Lebaran, Jembatan Kali Kuto Hampir Selesai

Foto: Republika/Farah Nabila Noersativa
Arus pemudik ditengarai akau penuhi jalur pintu tol Gringsing pada Rabu sore.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Kepolisian Batang memprediksi arus pemudik juga akan memenuhi jalur pintu tol keluar sementara Gringsing di Kabupaten Batang pada Rabu (13/6) sore hingga malam hari.  Arus pemudik, diketahui, telah datang secara bersamaan dan mengalami penumpukkan di Gerbang Tol Cikarang Utama dan tol Cipali sejak Rabu (13/6) dini hari.

“Karena memang tadi malam itu lalinnya itu macet total di Cikarang Utama. Jadi nanti juga kemungkinan akan terjadi penumpukkan kendaraan yang cukup tinggi dan kita akan berkoordinasi dengan Pemalang dan Brebes. Supaya nanti pintu keluarnya dibuka untuk dialihkan ke Pantura,” kata Kapolres Barang AKBP Edi S Sinulingga kepada Republika.co.id, Rabu (13/6).

Dia mengatakan, kepolisian akan tetap mengimbau pemudik untuk keluar dari ruas tol Batang Semarang, bila pintu tol sementara Gringsing terjadi penumpukkan yang cukup panjang.

Meski, ada kemungkinan ada banyak masyarakat yang enggan untuk keluar ke Pantura dengan alasan ingin menjajal atau sekadar melihat Jembatan Kali Kuto di Kabupaten Kendal itu.

“Nanti kalau seumpamanya sudah sangat stuck, masyarakat juga akan memilh yang ternyaman saja. Mungkin itu lagi euforia saja. Secara pskilogis mereka mungkin baru mudik pengen lewat tol. Tapi nanti akan kita imbau. Mereka pasti memlih yang jauh lebih nyaman,” kata dia.

Baca juga, Tol Jakarta-Cikampek Macet, Contraflow Diberlakukan.

Menurutnya, sesuai dengan kesepakatan, bila terjadi penumpukkan hingga lima kilometer, maka polisi akan segera melakukan diskresi. Bahkan, lanjut dia, pada peristiwa yang lalu, penumpukkan yang terjadi baru tiga kilometer, telah diizinkan untuk pemberlakuan diskresi.

Pemberlakuan diskresi tersebut juga akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Polres-polres wilayah sebelum Batang. “Kita korrdinasi dengan Polres Pemalang dan Polres Brebes untuk nanti mereka antisipasi dengan memperkecil arus dengan buang ke pantura. Supaya arus masuk ke tol itu tumpah dan menumpuk,” ungkapnya.

Dia pun berharapi jembatan Kali Kuto akan segera bisa dilewati agar wilayah Kabupaten Batang, terutama ruas tol fungsional tidak terjadi penumpukan kendaraan arus mudik. Terutama yang pada Rabu dini hari baru berangkat memulai perjalanannya dari ibukota.

Pantauan Republika.co.id, pada Selasa siang, situasi arus lalu lintas di jalur pintu keluar sementara tol Gringsing masih ramai dan lancar. Kondisi tersebut terus berjalan dengan kombinasi buka dan tutup pintu tol satu dan mengarahkan para pemudik untuk keluar tol melalui pintu Kandeman dan juga pintu dua exit Gringsing.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Semangat Adul Menuntut Ilmu (2)

Selasa , 13 Nov 2018, 23:56 WIB