Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

 

Pos Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis

Selasa 12 Jun 2018 09:02 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Rahmat Santosa Basarah

PT Pos Indonesia

PT Pos Indonesia

Foto: Pos Indonesia
Diharapkan dapat meningkatkan rasa solidaritas.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG---Untuk memperkuat tali silaturahmi antara pelanggan, mitra dan Perusahaan, pada tanggal 11-12 Juni 2018 PT Pos Indonesia (Persero) memberangkatkan 1.500 peserta mudik gratis. Khusus pemudik gratis asal Bandung, PT Pos Indonesia memberangkatkan 517 peserta mudik gratis, Senin (11/6). Rombongan peserta mudik tersebut dilepas oleh Direktur SDM Pos Indonesia Agus F Handoyo di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero) Jl Cilaki No 73 Bandung.

 

Rute mudik tersebut, adalah rute Bandung-Semarang sebanyak 101 Orang, Bandung-Solo sebanyak 186 Orang dan Bandung-Yogyakarta sebanyak 186 Orang. 

 

Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W Setijono, dengan adanya kegiatan mudik gratis ini diharapkan dapat meningkatkan rasa solidaritas serta mempererat ikatan emosional yang terjalin antara pelanggan, mitra dan Perusahaan.

 

“Pada tanggal 12 Juni nanti, dengan mengusung tema Mudik Mudah Bareng Pos Indonesia diberangkatkan 1.000 peserta mudik yang berasal dari Pebisnis Online, Karyawan Agenpos, dan Oranger," ujar Gilarsi 

 

 Pembagian pemberangkatan 1.000 orang mudik gratis pada tanggal 12 Juni, ada 2 titik. Yakni, Jakarta dan Surabaya. Adapun untuk rute pemberangkatan dari Jakarta adalah Jakarta-Bandung-Tasikmalaya, Jakarta-Banjar, Jakarta-Cirebon-Semarang, Jakarta-Yogyakarta/Solo, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Jember, Jakarta-Purwokerto, Jakarta-Palembang, dan Jakarta-Padang. Sedangkan rute pemberangkatan Surabaya adalah Surabaya-Jember/Banyuwangi, Surabaya-Semarang, Surabaya-Yogyakarta/Solo, Surabaya-Denpasar

 

 “Program Mudik Bareng Pos Indonesia ini merupakan perwujudan dari tanggung jawab dan kepedulian Pos Indonesia kepada masyarakat Indonesia yang akan mudik," katanya.

 

 Tidak hanya itu, kata Gilarsi, Pos Indonesia turut mensukseskan Porgram pemerintah dengan bersinergi dengan Kementerian BUMN untuk bersama-sama memberikan kemudahan dan meringankan beban masyarakat Indonesia melalui program mudik gratis.

 

 

Program ini, kata dia, diharapkan dapat memberikan sarana dalam menjawab kebutuhan mudk yang setiap tahun terus melonjak. "Serta memberikan rasa aman selama perjalanan ke kampung halaman masing-masing," kata Gilarsi.

 

 

Sementara menurut Direktur SDM Pos Indonesia Agus F Handoyo, progam yang mengusung tema Guyub Rukun BUMN Lebaran  2018 merupakan sinergi BUMN sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen BUMN Hadir Untuk Negeri. Program ini dibuat, karena mudik merupakan sebuah tradisi silaturahmi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, di Indonesia mudik selalu menjadi sebuah ritual yang seakan-akan menjadi kewajiban tersendiri bagi mereka untuk bisa merayakan Lebaran di kampung halaman bersama keluarga dan sanak saudara lainnya

 

 

Pos Indonesia sendiri, saat ini mempunyai jaringan yang sangat luas yaitu lebih dari 4.800 Kantor Pos di Indonesia. Sedangkan jumlah titik layanannya (Point of Sales) lebih dari 24.500 titik dalam bentuk Kantorpos sendiri, 49.000 Agenpos, dll. Dengan jaringan yang sangat luas ini, Kantorpos merupakan media yang sangat strategis  menjual dan atau mendistribusikan barang atau jasa. PT Pos memiliki jaringan yang dedicated, sistem distribusi, Track and Trace, Layanan Prima, kecepatan dan ketepatan  serta harga yang kompetitif.

 

 

Pos Indonesia pun, terus menerus melakukan inovasi produk sehingga mempunyai daya saing yang tinggi dalam industri kurir dengan memberikan kualitas layanan melebihi harapan pelanggan dan masyarakat. Pos  Indonesia memiliki sasaran dengan menjadi People and Business for online and offline (O2O) solutions. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

     

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES