Kendaraan Keluar GT Cileunyi Menurun

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Andi Nur Aminah

 Senin 11 Jun 2018 20:32 WIB

Kendaraan memasuki gerbang tol Cileunyi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/6). Foto: Antara/Raisan Al Farisi Kendaraan memasuki gerbang tol Cileunyi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/6).

Tercatat sebanyak 34.732 kendaraan melintasi GT Cileunyi menuju arah jalur selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jasa Marga cabang Purbaleunyi mencatat penurunan volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cileunyi pada H-5 lebaran 2018 atau pada Ahad (10/6). Tercatat sebanyak 34.732 kendaraan melintasi GT Cileunyi menuju arah jalan nasional 3 atau jalur selatan.

"Volume kendaraan yang keluar melalui gerbang tol Cileunyi sebanyak 34.732 kendaraan pada H-5. Sudah menurun jika dibandingkan dengan H-6 yang sebanyak 38.356 kendaraan," kata Kepala Humas Jasa Marga Purbaleunyi Dadan Saripudin, Senin (11/6).

Sejak H-10 lebaran, volume lalu lintas tertinggi yang melalui GT Cileunyi adalah pada H-6. Berdasarkan data Jasa Marga Purbaleunyi, sebanyak 203.156 kendaraan keluar melewati gerbang tol Cileunyi mulai H-10 lebaran.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Republika.co.id pada Senin (11/6), kondisi GT Cileunyi terpantau lancar. Jasa Marga Purbaleunyi mengoperasikan 10 gardu tol untuk melayani pembayaran di gerbang tersebut.

Keadaan lalu lintas di jalur selatan setelah GT Cileunyi hingga Nagreg juga terpantau lancar. Dadan mengatakan, pemudik tahun ini lebih memilih jalur utara ketimbang jalur selatan. Hal ini karena terdapat sejumlah infrastruktur jalan tol yang kini bisa digunakan pemudik menuju kampung halaman.

Kendati demikian, Dadan mengaku kepadatan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan terutama pada H-2. "H-2 dan juga pada hari H justru biasanya volume kendaraan akan meningkat," kata Dadan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X