Senin, 11 Syawwal 1439 / 25 Juni 2018

Senin, 11 Syawwal 1439 / 25 Juni 2018

 

Akibat Candaan Bom Oknum TNI, Pesawat Padang-Jambi Tertunda

Senin 11 Juni 2018 20:09 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani

Pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan 1293 jurusan Padang-Jambi yang mengangkut oknum TNI berinisial NS. Akibat candaan NS tentang bom, seluruh penumpang terpaksa diturunkan kembali dan penerbangan ditunda.

Pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan 1293 jurusan Padang-Jambi yang mengangkut oknum TNI berinisial NS. Akibat candaan NS tentang bom, seluruh penumpang terpaksa diturunkan kembali dan penerbangan ditunda.

Foto: Istimewa
pesawat dengan rute Padang-Jambi terpaksa alami penundaan 50 menit.

REPUBLIKA.CO.ID,  PADANG - Gara-gara ulah seorang oknum prajurit TNI yang bercanda soal bom di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), pesawat dengan rute Padang-Jambi terpaksa alami penundaan 50 menit. Humas PT Angkasa Pura (persero) Cabang BIM, Fendrick Sondra, mengungkapkan bahwa kejadian ini berlangsung pada Senin (11/6), sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah candaan tentang bom dilontarkan oknum TNI berinisial NS, seluruh penumpang terpaksa diturunkan kembali menuju ruang tunggu.

"Namun berkat koordinasi yang cepat lintas instansi, delay hanya 50 menit," jelas Fendrick, Senin (11/6).

 

(Baca: Pemudik Diingatkan tak Bercanda tentang Bom)

Menurut informasi di lapangan, lanjut Fendrick, pelaku candaan bom saat diminta kembali lagi ke markasnya di Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sementara kardus yang dibawanya, ternyata berisi ransum.

Diberitakan sebelumnya, oknum abdi negara yang diamankan di BIM sedang melakukan perjalanan mudik. NS melakukan perjalanan dari Aceh menuju Medan, kemudian transit di Padang dan selanjutnya terbang menuju Jambi menggunakan maskapai Wings Air dengan nomor penerbangan 1293.

"Kejadiannya, pramugari menanyakan ke oknum tersebut apa isi dus di sebelahnya di jawab sama yang bersangkutan bom," ujar GM AP II Cabang BIM, Dwi Ananda.

Setelah lontaran candaan bom disampaikan pelaku pada pukul 16.02 WIB, pramugari kemudian melaporkan hal tersebut kepada pilot untuk ditindaklanjuti. Langkah selanjutnya sesuai prosedur penerbangan, semua penumpang diturunkan dan dilakukan pemeriksaan ulang. Sementara itu pelaku digiring ke Posko Pengamanan Bandara oleh petugas Avsec AP II. Petugas gabungan TNI/Polri juga ikut mengamankan pelaku.

"Dan petugas avsec memeriksa ulang, penumpang dan bagasinya. Setelah dinyatakan clear maka pesawat kembali diberangkatkan menuju Jambi," jelas Dwi.

Pengelola bandara mengingatkan penumpang untuk tidak iseng melontarkan candaan bom baik di bandara atau di atas pesawat udara.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES