Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

 

Pemudik Penuhi Jalur Tol Cikarang Utama

Ahad 10 Jun 2018 00:07 WIB

Red: Israr Itah

Sejumlah kendaraan antre  di Pintu masuk Tol Cikarang Utama, Jakarta, Sabtu (9/6).

Sejumlah kendaraan antre di Pintu masuk Tol Cikarang Utama, Jakarta, Sabtu (9/6).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Kemacetan panjang terjadi di pintu tol Cikarang Utama hingga pintu Cikarang Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Pemudik yang menggunakan mobil pribadi mulai memenuhi jalur Tol Cikarang Utama pada Sabtu (9/6). Ini menyebabkan kemacetan panjang di pintu tol tersebut.

Berdasarkan pantauan hingga pukul 23.10 WIB kemacetan panjang terjadi di pintu tol Cikarang Utama hingga pintu Cikarang Barat menyebabkan laju mobil tersendat. Namun pada arah sebaliknya, dari Cikarang menuju Jakarta terpantau sepi lancar. Mayoritas mobil pribadi memiliki nomor polisi plat B menuju ke arah Cikampek.

Sebelumnya, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Sabtu (9/6) malam ini, menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono.

"Tahun ini diprediksi akan ada beberapa puncak arus mudik. Hasil survei, hari ini salah satu puncak arus mudik dan juga nanti sekitar 2-3 hari sebelum hari raya juga akan terjadi lonjakan," ujar Djoko.

Ia menambahkan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah mampu menggeser pilihan waktu keberangkatan mudik bagi masyarakat.

"Dengan adanya waktu libur yang cukup panjang, saya harap masyarakat dapat memilih waktu untuk mudik agar perjalanan nyaman," katanya.

Djoko juga mengatakan Kemenhub telah melakukan antisipasi dengan melakukan berbagai peningkatan dan penambahan baik sarana maupun prasarana untuk menciptakan mudik yang selamat, aman dan nyaman.

"Insya Allah mudik tahun ini lebih baik dari tahun 2017," katanya.

Selain itu, ia menilai masyarakat sudah bijak dalam memanfaatkan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah, sehingga kenaikannya mencapai 50 persen dari tahun sebelumnya.

Mudik gratis Kemenhub dengan moda darat meliputi angkutan bus dan truk serta angkutan kapal penyeberangan.

Pada moda bus total 1.130 unit dengan jumlah penumpang sebanyak 48.905 orang dan 70 truk dengan jumlah sepeda motor yang diangkut sebanyak 2.837 motor. Jumlah kota tujuan yang dilayani yaitu 32 kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra.

Sedangkan untuk moda penyeberangan meliputi tiga kapal penyeberangan dengan kapasitas angkut masing-masing sebanyak 1.000 orang dan 500 sepeda motor.

Adapun rute pelayanan yaitu Jakarta-Semarang, Jakarta-Lampung dan Jakarta-Surabaya. 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES